Hamza tak pernah terlihat sejak operasi penyerbuan pasukan AS pada 2 Mei lalu. Tiga janda Osama yang saat ini ditahan di Pakistan, mengatakan pada otoritas Pakistan bahwa mereka tak mengetahui keberadaan Hamza.
Demikian seperti diberitakan harian Inggris, Daily Telegraph, Rabu (11/5/2011). Dikhawatirkan Hamza berhasil kabur dari rumah besar di Abbottabad yang dihuni ayah dan keluarganya saat penyerbuan pasukan AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Osama memiliki setidaknya lima istri dan 23 anak. Hamza dikenal sebagai seorang kepercayaan Osama. Badan-badan intelijen AS mengkhawatirkan Hamza sedang dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan jaringan teroris Al Qaeda.
Ibu kandung Hamza kabarnya adalah Khairiah Sabar, satu dari tiga janda Osama yang saat ini ditahan oleh intelijen Pakistan. Wanita itu dipersunting Osama pada tahun 1985.
Hamza diduga terlibat dalam pembunuhan mendiang perdana menteri Pakistan Benazir Bhutto, yang tewas dalam serangan bunuh diri pada Desember 2007. Hamza juga pernah tampil di situs ekstremis guna memperingati tiga tahun pengeboman di London, Inggris pada 7 Juli 2005 lalu yang menewaskan 52 orang. Pemuda itu membacakan puisi yang menggambarkan dirinya sebagai Putra Mahkota Teror dan menyerukan penghancuran AS, Inggris, Prancis dan Denmark.
(ita/nrl)











































