'Putra Mahkota Teror' Menghilang Sejak Osama bin Laden Diserbu AS

'Putra Mahkota Teror' Menghilang Sejak Osama bin Laden Diserbu AS

- detikNews
Rabu, 11 Mei 2011 10:04 WIB
Putra Mahkota Teror Menghilang Sejak Osama bin Laden Diserbu AS
Islamabad - Putra bungsu Osama bin Laden menghilang saat pasukan AS menyerbu dan menewaskan ayahnya di tempat persembunyiannya di Kota Abbottabad, Pakistan. Pemuda berumur 20 tahun tersebut bernama Hamza bin Laden dan dikenal sebagai "putra mahkota teror".

Hamza tak pernah terlihat sejak operasi penyerbuan pasukan AS pada 2 Mei lalu. Tiga janda Osama yang saat ini ditahan di Pakistan, mengatakan pada otoritas Pakistan bahwa mereka tak mengetahui keberadaan Hamza.

Demikian seperti diberitakan harian Inggris, Daily Telegraph, Rabu (11/5/2011). Dikhawatirkan Hamza berhasil kabur dari rumah besar di Abbottabad yang dihuni ayah dan keluarganya saat penyerbuan pasukan AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pejabat-pejabat Amerika Serikat awalnya mengklaim bahwa Hamza telah tewas dalam penyerbuan di Abbottabad. Namun kemudian dikatakan bahwa yang tewas adalah anak Osama lainnya yang berumur 22 tahun, Khalid bin Laden.

Osama memiliki setidaknya lima istri dan 23 anak. Hamza dikenal sebagai seorang kepercayaan Osama. Badan-badan intelijen AS mengkhawatirkan Hamza sedang dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan jaringan teroris Al Qaeda.

Ibu kandung Hamza kabarnya adalah Khairiah Sabar, satu dari tiga janda Osama yang saat ini ditahan oleh intelijen Pakistan. Wanita itu dipersunting Osama pada tahun 1985.

Hamza diduga terlibat dalam pembunuhan mendiang perdana menteri Pakistan Benazir Bhutto, yang tewas dalam serangan bunuh diri pada Desember 2007. Hamza juga pernah tampil di situs ekstremis guna memperingati tiga tahun pengeboman di London, Inggris pada 7 Juli 2005 lalu yang menewaskan 52 orang. Pemuda itu membacakan puisi yang menggambarkan dirinya sebagai Putra Mahkota Teror dan menyerukan penghancuran AS, Inggris, Prancis dan Denmark.


(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads