Menurut koran Choson Sinbo, operasi rahasia AS terhadap persembunyian Osama di Kota Abbottabad, tak jauh dari Islamabad, Pakistan merupakan pelanggaran terang-terangan kedaulatan nasional Pakistan.
Dalam situsnya, media yang berbasis di Jepang itu menyebutkan, insiden itu lebih merupakan bukti bahwa AS adalah pemimpin dalam terorisme negara. Choson Sinbo biasanya mencerminkan pemikiran resmi pemerintah Korut.
"Komentar bangga Obama bahwa 'keadilan telah dilakukan' merupakan bukti jelas imperialisme arogan yang didasarkan pada keyakinan bahwa mereka memerintah seluruh umat manusia," demikian Choson Sinbo dalam editorialnya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (9/5/2011).
Dalam editorialnya, surat kabar tersebut juga menyatakan, tak ada bukti jelas bahwa Osama mendalangi serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat.
"Jika AS memandang dia sebagai tersangka, mereka harusnya mengadili dia, bukannya membunuh dia," demikian Choson Sinbo.
Bahkan menurut media pro-Pyongyang itu, pemerintah AS tengah "menggali kuburannya sendiri" dengan memicu kemarahan dari dunia muslim.
(ita/nrl)











































