Afghanistan: Intelijen Pakistan Harusnya Tahu Soal Persembunyian Osama

Afghanistan: Intelijen Pakistan Harusnya Tahu Soal Persembunyian Osama

- detikNews
Rabu, 04 Mei 2011 16:36 WIB
Afghanistan: Intelijen Pakistan Harusnya Tahu Soal Persembunyian Osama
Kabul - Bukan cuma pemerintah Amerika Serikat yang mempertanyakan Pakistan terkait persembunyian Osama bin Laden di Kota Abbottabad, tak jauh dari Islamabad, ibukota Pakistan. Pemerintah Afghanistan pun bersikap serupa.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan Zaher Azimy mengatakan, badan intelijen Pakistan harusnya mengetahui bahwa Osama bersembunyi tak jauh dari Islamabad.

Menurut Azimy, kasus Osama ini juga menimbulkan pertanyaan akan kemampuan Pakistan untuk menjaga persenjataan nuklirnya. Azimy mempertanyakan bagaimana mungkin badan intelijen Pakistan tidak tahu soal keberadaan rumah besar tempat persembunyian Osama. Apalagi rumah itu terletak dekat akademi militer Pakistan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika kita bicara soal lokasi rumah itu dan akademi militer di dekatnya... setidaknya Pakistan harusnya tahu mengenai aktivitas di dalam rumah itu dan siapa yang tinggal di sana," kata Azimy pada konferensi pers di Kabul seperti dilansir Reuters, Rabu (4/5/2011).

"Jika badan intelijen Pakistan tidak menyadari rumah dekat akademi tersebut, itu membuat badan tersebut dipertanyakan. Seandainya saya ini analis keamanan, saya akan mengangkat pertanyaan-pertanyaan yang sangat penting ini," cetus pejabat Afghanistan itu.

Menurut Azimy, pasca tewasnya Osama juda menimbulkan banyak pertanyaan mengenai badan intelijen, Inter-Services Intelligence (ISI) dan militer Pakistan, termasuk kemampuannya melindungi persenjataan nuklir.

"Jika badan itu tidak tahu bahwa teroris terbesar telah tinggal di sana selama enam tahun, bagaimana bisa menjaga senjata-senjata strategisnya," tanya Azimy.

"Bagaimana dunia bisa yakin bahwa senjata atom dan strategis tak akan dalam bahaya di masa mendatang," imbuhnya.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini