Obama Nobar Kematian Osama Secara Live dari Gedung Putih

Obama Nobar Kematian Osama Secara Live dari Gedung Putih

- detikNews
Selasa, 03 Mei 2011 09:54 WIB
Obama Nobar Kematian Osama Secara Live dari Gedung Putih
Washington - Rupanya, tidak hanya pejabat CIA saja yang menyaksikan secara real time detik-detik penyerbuan pasukan elite AS pada Osama bin Laden dkk dari kantor pusatnya di Langley, Virginia. Presiden Obama dan jajarannya juga nonton bareng (nobar) di Gedung Putih, Washington DC.

Gedung Putih telah melansir foto-foto nobar  yang diadakan di Situation Room itu. Lihatlah ekspresi Obama yang serius. Lalu juga Menlu Hillary Clinton yang tampak tegang dengan menutupi mulutnya. Ada juga Wapres Joe Biden dan sejumlah petinggi keamanan.

Petinggi keamanan itu terdiri dari Brigjen Marshall B. “Brad” Webb, Deputi Penasihat Deputi Keamanan Nasional Denis McDonough, dan Menhan Robert Gates.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan yang berdiri adalah Laksamana Mike Mullen,Penasihat Keamanan Nasional Tom Donilon; Bill Daley; Tony Binken, Audrey Tomason, John Brennan (Asisten Presiden untuk Keamanan Dalam Negeri dan Conterterorisme) dan Directur Intelijen Nasional.

Mereka menonton siaran langsung itu di layar TV. Mereka menyaksikan tentara penyerang menembak mati Osama bin Laden. Peluru mengenai mata kiri Osama. Demikian dilansir Daily Mail, Selasa (3/5/2011). Sebelum mereka nobar, mereka sempat menggelar rapat. Obama memberi petunjuk-petunjuk dan menerima laporan jajarannya.

Detik-detik penyerangan itu bia disaksikan melalui kamera video yang dipasang pada helm pasukan US Navy Seal yang melakukan penyerangan, lalu dikirimkan ke Gedung Putih via satelit.

Dalam tayangan video itu juga terlihat tentara Seal melakukan apa yang disebut militer sebagai 'double tap' yaitu menembak Osama sekali lagi, mungkin di dada, untuk memastikan dia telah mati.

Penyerangan itu terjadi pada Minggu dinihari waktu AS atau Senin dinihari WIB. Pada Minggu pukul 23.30 waktu AS atau pukul 10.30 WIB hari Senin, Obama mengumumkan kematian Osama dalam sebuah pidato.


(nrl/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads