PBB Sambut Baik Kematian Osama

PBB Sambut Baik Kematian Osama

- detikNews
Selasa, 03 Mei 2011 06:52 WIB
Washington - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyambut baik kematian gembong teroris dunia, Osama bin laden. Sekjen PBB, Ban Ki-Moon memuji kerja dan komitmen berbagai pihak yang tak pernah berhenti dalam memerangi terorisme.

"Kematian Osama bin Laden yang diumumkan Presiden Obama semalam adalah momen penting dalam perjuangan bersama melawan untuk terorisme global," ujar Ban seperti dilansir Reuters, Selasa (3/5/2011).

Menurut Ban, kejahatan Al Qaeda, organisasi yang dipimpin Osama, terjadi di hampir seluruh penjuru dunia. Kejahatan itu, lanjutnya, telah membawa tragedi dan menyebabkan hilangnya nyawa ribuan orang, termasuk wanita dan anak-anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini adalah hari di mana kita mengingat korban dan keluarganya di Amerika Serikat dan di seluruh dunia," imbuhnya

Ban secara pribadi juga merasa lega mendengar kabar tersebut. Ia merasa keadilan telah ditegakkan.
"Saya juga memuji kepada mereka yang telah bekerja dan berkomitmen penuh berjuang untuk memberantas terorisme internasional," kata pria Korea ini.

Selain Ban, Dewan Keamanan PBB juga mengeluarkan statement mengenai tewasnya Osama. Sama halnya dengan Ban, DK PBB juga menyambut baik kematian Osama.

"Dewan Keamanan PBB menyambut baik berita pada tanggal 1 Mei 2011, bahwa Osama bin Laden tidak akan pernah mampu lagi melakukan tindakan terorisme," ujar Duta Besar Prancis untuk DK PBB, Gerard Araud.

Namun DK PBB juga mengingatkan bahwa terorisme tak bisa dikalahkan dengan aksi militer, penegakan hukum dan operasi Intelijen saja.

Osama bin Laden dinyatakan tewas dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan oleh pasukan elit AS, SEAL Team (ST) 6 pada Senin (2/5/2011) dini hari waktu Pakistan di sebuah rumah di kota Abbottabad, Pakistan. Bangunan megah itu dikelilingi oleh tembok-tembok yang tingginya mencapai 12-18 kaki atau sekitar 3,5 meter hingga 5,4 meter. Bangunan itu juga memiliki dua gerbang keamanan. Meski demikian, pasukan ST 6 hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk melumpuhkan Osama. Mereka berhasil menembak Osama tepat di kepalanya meski dalang aksi teror itu telah menggunakan badan seorang perempuan sebagai tameng. Osama tewas bersama istri muda dan anaknya serta dua kurir beserta keluarganya.

(adi/her)


Berita Terkait