Al Jazeera telah menayangkan gambar terbaru dari lokasi tewasnya Osama Bin Laden. Dalam tayangannya malam ini, Senin (2/5/2011), Al Jazeera memperlihatkan sebuah video mengenai kondisi kamar yang ditempati Osama saat dikepung oleh militer AS itu.
Kamar Osama tersebut tampak hancur porak-poranda, sehingga tak terlihat lagi bahwa kamar itu memang berada di sebuah rumah mewah. Kasur berantakan, meja kursi tak beraturan, dan hiasan-hiasan dinding berjatuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah tempat persembunyian Osama itu ditaksir bernilai US$ 1 juta (sekitar Rp 8,5 miliar). Osama tinggal di rumah itu bersama istri termudanya dan seorang putranya. Bangunan ini terdiri dari tiga lantai, mirip seperti benteng. Meski mewah, namun rumah ini tidak dilengkapi jaringan telepon dan internet.
Bangunan itu besarnya sekitar delapan kali ukuran rumah-rumah di sekitarnya. Bangunan itu berdiri di atas tanah yang luas yang relatif terpencil ketika didirikan pada tahun 2005. Namun beberapa rumah warga kemudian dibangun di dekatnya dalam beberapa tahun kemudian.
Bangunan megah itu dikelilingi oleh tembok-tembok yang tingginya mencapai 12-18 kaki atau sekitar 3,5 meter hingga 5,4 meter. Bangunan itu juga memiliki dua gerbang keamanan.
Kota Abbotabad merupakan daerah yang relatif makmur. Banyak pensiunan pejabat militer Pakistan tinggal di kawasan ini. Entah mengapa Osama bersembunyi di kota ini. Padahal, beberapa waktu lalu, buronan teroris lainnya, Umar Patek, juga tertangkap di daerah ini.
(asy/nrl)










































