Osama 'Tewas' Beberapa Kali karena Bom Hingga Gagal Ginjal

Osama 'Tewas' Beberapa Kali karena Bom Hingga Gagal Ginjal

- detikNews
Senin, 02 Mei 2011 12:49 WIB
Osama Tewas Beberapa Kali karena Bom Hingga Gagal Ginjal
Jakarta - Tanpa pidato Presiden AS Barack Obama, barangkali kabar kematian Osama Bin Laden akan bernasib sama dengan kabar-kabar simpang siur soal kematian pemimpin Al-Qaeda itu sebelumnya. Osama sempat dikabarkan tewas beberapa kali sebelum akhirnya peluru pasukan AS menembus kepalanya.

Kabar kematian Osama pernah mencuat 3 bulan setelah pria berjenggot itu resmi menjadi buruan AS, setelah ia dia dinyatakan berada di balik serangan 11 September 2001.

Media AS, Foxnews, pada 26 Desember 2001 pernah memberitakan, "Osama bin Laden telah meninggal dengan damai karena komplikasi paru-paru yang tidak diobati." Media itu menulis berdasarkan laporan peneliti Pakistan yang mengutip seorang pemimpin Taliban yang diduga menghadiri pemakaman Osama.

"Pasukan koalisi terlibat dalam operasi pencarian namun mereka tidak bisa memenuhi tujuan mereka untuk mendapatkan Osama hidup atau mati," kata sumber seperti diberitakan Foxnews saat itu.

Osama, menurut sumber itu, menderita komplikasi paru-paru serius dan meninggal akibat penyakit itu pada pertengahan Desember, di sekitar pegunungan Tora Bora, Afghanistan. Sumber mengklaim itu Osama dimakamkan secara terhormat di tempat tinggal terakhirnya dan kubur dibuat sesuai keyakinan Wahabi-nya.

Kabar tewas Osama lainnya pernah juga ditulis BBC pada 9 Januari 2010. Media Inggris itu menulis, "Osama meninggal 8 tahun lalu selama perang untuk Tora Bora di Afghanistan." Dilaporkan, Osama tewas, baik oleh bom AS dan juga penyakit ginjal yang serius.

Soal kabar tewasnya Osama karena penyakit ginjal ini juga pernah ditulis oleh Prof David Ray Griffin, analisis politik dan filsuf dari California Claremont School of Theology.

Dalam bukunya yang berjudul 'Osama Bin Laden: Dead or Alive?', David menulis Osama tewas karena gagal ginjal pada 13 Desember 2001 ketika ia tinggal di pegunungan Tora Bora di Afghanistan, dekat perbatasan dengan Waziristan.

David juga menulis bahwa rekaman Osama yang sering dipublikasi dalam pelariannya itu dibuat oleh Barat. Tujuannya, untuk meraih kembali dukungan dunia untuk tetap perang melawan teror di Irak dan Afghanistan, yang sebelumnya sempat surut.

Namun semua kisah itu terbantahkan hari ini. Osama tewas dalam operasi pasukan AS di Pakistan. Dia tewas dengan peluru di kepala.


(lrn/nrl)


Berita Terkait