Lalu bagaimana kabar ini terendus media? Kisahnya bermula pada pukul 21.30 ET, Minggu (1/5/2011) atau pukul 08.30 WIB (Senin, 2/5). Kala itu pers yang biasa ngepos di Gedung Putih diberitahu untuk bersiap-siap terhadap pidato Presiden Obama yang akan digelar di Ruang Timur.
Informasi ini menyebabkan para pekerja media berjuang untuk mencari tahu apa materi pidato Obama tersebut sehingga harus mendadak berpidato di malam hari. Demikian dilaporkan Examiner, Minggu (1/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media AS menyambut kabar kematian Osama dengan suka cita.
"Ini adalah malam terbesar dalam karir saya. Gelandangan itu sudah mati," kata presenter Fox News Channel, Geraldo Rivera. Sembari tersenyum, Rivera pada pukul 22.40 (09.40 WIB) mengumumkan bahwa produser senior Fox di Capitol Hill, telah mengkonfirmasi kematian pemimpin Al Qaeda itu.
Tiga menit kemudian, John King dari CNN mengkonfirmasi kematian Osama dari sumber-sumbernya bahwa AS telah mendapatkan jenazah Osama. "Kita menutup satu halaman, satu bab sejarah, malam ini," ujar King.
Sementara itu, Presiden Obama memastikan kematian Osama lewat pidato pukul 23.30 atau sekitar 10.30 WIB. Obama tampil berpidato sendirian, tanpa ada pendamping. Sedangkan beberapa pejabatnya berkumpul di ruangan tertutup.
(nrl/nwk)











































