Kisah Media Endus Kabar Kematian Osama

Kisah Media Endus Kabar Kematian Osama

- detikNews
Senin, 02 Mei 2011 12:34 WIB
Kisah Media Endus Kabar Kematian Osama
Washington DC - Hari Minggu malam waktu setempat, AS punya berita besar: Osama bin Laden tewas! Kabar itu merebak cepat lewat berbagai media, termasuk Twitter, meskipun belum ada pejabat resmi yang mengatakannya. Semuanya menyebut sumber-sumber saja.

Lalu bagaimana kabar ini terendus media? Kisahnya bermula pada pukul 21.30 ET, Minggu (1/5/2011) atau pukul 08.30 WIB (Senin, 2/5). Kala itu pers yang biasa ngepos di Gedung Putih diberitahu untuk bersiap-siap terhadap pidato Presiden Obama yang akan digelar di Ruang Timur.

Informasi ini menyebabkan para pekerja media berjuang untuk mencari tahu apa materi pidato Obama tersebut sehingga harus mendadak berpidato di malam hari. Demikian dilaporkan Examiner, Minggu (1/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pejabat-pejabat Gedung Putih yang coba dikonfirmasi enggan membeberkan detail isi pidato Obama. Mereka hanya menyebutkan terkait "keamanan nasional". Spekulasi lantas merebak bahwa pidato itu terkait perkembangan perang di Libya. Kabar kematian Osama akhirnya mulai bocor setelah pemimpin Kongres diberitahu.

Media AS menyambut kabar kematian Osama dengan suka cita.

"Ini adalah malam terbesar dalam karir saya. Gelandangan itu sudah mati," kata presenter Fox News Channel, Geraldo Rivera. Sembari tersenyum, Rivera pada pukul 22.40 (09.40 WIB) mengumumkan bahwa produser senior Fox di Capitol Hill, telah mengkonfirmasi kematian pemimpin Al Qaeda itu.

Tiga menit kemudian, John King dari CNN mengkonfirmasi kematian Osama dari sumber-sumbernya bahwa AS telah mendapatkan jenazah Osama. "Kita menutup satu halaman, satu bab sejarah, malam ini," ujar King.

Sementara itu, Presiden Obama memastikan kematian Osama lewat pidato pukul 23.30 atau sekitar 10.30 WIB. Obama tampil berpidato sendirian, tanpa ada pendamping. Sedangkan beberapa pejabatnya berkumpul di ruangan tertutup.




(nrl/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads