Bahkan Presiden AS Barack Obama mengatakan, Al Qaeda pasti akan terus melancarkan serangan terhadap Amerika.
"Tak diragukan lagi bahwa Al Qaeda akan terus melancarkan serangan terhadap kita. Kita harus dan kita akan tetap waspada di dalam dan luar negeri," ujar Obama dalam pidatonya di Gedung Putih seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (2/5/2001).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kematian bin Laden menandai pencapaian paling signifikan hingga saat ini dalam upaya kita untuk mengalahkan Al Qaeda," tutur Obama dalam pidatonya Minggu, 1 Mei malam malam waktu setempat.
Dalam pidatonya itu, Obama juga menekankan bahwa AS tidak berperang melawan Islam. "Bin Laden bukan pemimpin muslim. Dia pembunuh massal kaum muslim. Bahkan, Al Qaeda membantai muslim-muslim di banyak negara termasuk negeri kita," tegas Obama.
Pejabat-pejabat AS mengatakan, Osama tewas akibat tembakan di kepala dalam kontak senjata dengan pasukan AS di sebuah bangunan besar di luar Islamabad, Pakistan pada Minggu, 1 Mei kemarin. Jasadnya kini berada di pihak otoritas AS.
(ita/ita)











































