Rusia Kritik Serangan NATO Terhadap Khadafi

Rusia Kritik Serangan NATO Terhadap Khadafi

- detikNews
Minggu, 01 Mei 2011 16:22 WIB
Rusia Kritik Serangan NATO Terhadap Khadafi
Moskow - Sebuah serangan udara NATO telah menewaskan seorang anak dan 3 cucu pimpinan Libya, Muammar Khadafi. Anggota DPR Rusia mengkritik serangan ini.

"Ini sudah jelas penggunaan kekuatan yang salah oleh koalisi anti Libya," kata anggota DPR Rusia, Konstantin Kosachev kepada Interfax, seperti dilansir Reuters, Minggu (1/5/2011).

Sebelumnya, PM Rusia Vladimir Putin juga telah mengkritik negara-negara Barat yang menerapkan zona larangan terbang di Libya. Menurut Putin, hal itu telah melampaui kewenangan dari resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta masyarakat sipil tetap dilindungi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NATO melakukan serangan udara di Tripoli pada Sabtu malam waktu Libya. Muammar Khadafi berhasil lolos dari serangan udara NATO. Namun, naas, putra bungsu dan ketiga cucu pemimpin Libya itu tewas.

Juru Bicara Pemerintah Libya, Moussa Ibrahim, membenarkan kematian putra Khadafi bernama Saif al-Arab Qadhafi (29) itu. Demikian seperti dikutip dari AFP, Minggu (1/5).

"Diserang pada malam ini dengan kekuatan penuh," kata Ibrahim dalam jumpa persnya Sabtu malam waktu Libya.

(fay/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads