"Ini sudah jelas penggunaan kekuatan yang salah oleh koalisi anti Libya," kata anggota DPR Rusia, Konstantin Kosachev kepada Interfax, seperti dilansir Reuters, Minggu (1/5/2011).
Sebelumnya, PM Rusia Vladimir Putin juga telah mengkritik negara-negara Barat yang menerapkan zona larangan terbang di Libya. Menurut Putin, hal itu telah melampaui kewenangan dari resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta masyarakat sipil tetap dilindungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru Bicara Pemerintah Libya, Moussa Ibrahim, membenarkan kematian putra Khadafi bernama Saif al-Arab Qadhafi (29) itu. Demikian seperti dikutip dari AFP, Minggu (1/5).
"Diserang pada malam ini dengan kekuatan penuh," kata Ibrahim dalam jumpa persnya Sabtu malam waktu Libya.
(fay/gah)











































