NATO menyatakan, serangan untuk melindungi warga Libya itu menargetkan instalasi militer rezim Khadafi di Tripoli. Target lainnya adalah pusat komando dan pengendali di Bab al Azizya.
Komandan NATO Letnan Jenderal Charles Bouchard mengatakan, serangan ke target-target itu adalah bagian dari strategi untuk memukul pemerintah Khadafi, yang mengancam warga sipil.
"Semua sasaran NATO adalah kekuatan militer yang berada di luar. Kita tidak menargetkan individual," katanya seperti dikutip reuters, Minggu (1/5/2011).
Charles menyadari berita di media massa yang belum terkonfirmasi bahwa beberapa anggota keluarga Khadafi telah telas. Namun, ia ikut berduka cita apabila berita kehilangan anggota keluarga Khadafi itu benar.
Sebelum insiden ini, NATO dan oposisi Libya menolak dialog yang ditawarkan Khadafi untuk menyelesaikan konflik di negeri kaya minyak itu. Mereka menginginkan adanya tindakan yang tegas berupa penghentian serangan pasukan Khadafi terhadap warga sipil Libya.
(irw/ndr)











































