Para demonstran tersebut mendesak pemerintah Taiwan menghentikan rencana untuk mengoperasikan PLTN yang baru dibangun. Massa meminta fasilitas itu dijadikan museum untuk menekankan bahaya energi nuklir. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Sabtu (30/4/2011).
PLTN senilai US$ 6,8 miliar itu dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2012 mendatang. PLTN yang dibangun di Taiwan utara itu telah bertahun-tahun mengalami penundaan dikarenakan ribut-ribut politik akan keamanannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ita/ita)











































