Tony Blair Tak Diundang ke Pernikahan William-Kate, Partai Buruh Heran

Tony Blair Tak Diundang ke Pernikahan William-Kate, Partai Buruh Heran

- detikNews
Jumat, 29 Apr 2011 13:20 WIB
Tony Blair Tak Diundang ke Pernikahan William-Kate, Partai Buruh Heran
London - Dua mantan perdana menteri (PM) Inggris, Tony Blair dan Gordon Brown tidak diundang ke pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton. Hal itu menimbulkan tanda tanya dari banyak pihak terutama Partai Buruh. Apalagi karena dua mantan PM Inggris lainnya, Margaret Thatcher dan John Major masuk dalam daftar undangan.

Juru bicara Istana St. James mengatakan, Blair dan Gordon tidak diundang karena kedua mantan PM dari Partai Buruh itu tidak mendapat gelar kebangsawanan dari Ratu Inggris Elizabeth II. Sementara Thatcher dan Major mendapatkan gelar tersebut. Oleh Ratu Inggris, Major mendapatkan gelar Sir dan Thatcher dianugerahi gelar Baroness.

Bukan rahasia lagi kalau hubungan Blair semasa menjabat dengan keluarga kerajaan Inggris sangat tegang. Begitu pula dengan keluarga Brown. Sebagai contoh, istri Blair, Cherie, menolak untuk menunduk hormat pada setiap anggota keluarga kerajaan Inggris.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Juru bicara Istana St James mengatakan, pernikahan William dan Kate bukan acara kenegaraan penuh, jadi tidak ada alasan untuk mengundang semua mantan PM Inggris.

"Ini pernikahan khusus dan bukan acara kenegaraan, tidak seperti (perkawinan Ratu) tahun 1947 atau 1981 (perkawinan Pangeran Charles), jadi tidak ada alasan protokol untuk mengundang semua mantan PM," tutur juru bicara Istana St James seperti dilansir harian Inggris, Daily Mail, Jumat (29/4/2011).

Dikatakan juru bicara itu, pasangan William dan Kate mengurus sendiri daftar tamu-tamu undangan dan bekerja sama dengan staf Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles selama diperlukan.

Tidak diundangnya Blair dan Brown itu menimbulkan keheranan para politikus Partai Buruh. Mereka menuding keluarga kerajaan telah melakukan penghinaan.

Apalagi karena Pada tahun 1981, semua mantan PM yang masih hidup: Harold Macmillan, Alec Douglas Home, Harold Wilson, Edward Heath dan James Callaghan, diundang ke pesta pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana.

"Mereka yang telah menjadi PM telah mengabdi untuk negeri ini, dan saya pikir norma sama yang telah diikuti di kesempatan sebelumnya harus diikuti kembali," tegas politikus Partai Buruh, Chris Bryant.

Anggota parlemen dari Partai Buruh, Graham Allen juga menyayangkan hal tersebut. "Itu menimbulkan banyak pertanyaan. Itu membuat Anda ingin bertanya apa motifnya," tuturnya.

Mantan menteri Inggris yang berasal dari Partai Buruh, Denis Macshane juga memprotes hal tersebut.

"Ini serampangan karena mengundang dua mantan PM yang masih hidup yang berasal dari Konservatif, namun menolak lainnya yang berasal dari Buruh," cetusnya.

Atas kontroversi ini, juru bicara PM Inggris menyatakan, soal undangan adalah urusan Istana, bukan pemerintah.

(ita/nrl)


Berita Terkait