Pemerintah Kamboja pun mengumumkan akan mematuhi gencatan senjata tersebut.
"Kami akan mematuhi gencatan senjata mulai sekarang dan para komandan lokal akan bertemu secara reguler untuk menghindari kesalahpahaman," ujar juru bicara pemerintah Kamboja Phay Siphan seperti diberitakan Reuters, Kamis (28/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Thailand mengerahkan tank-tank ke wilayah perbatasan menyusul baku tembak yang kembali terjadi pada Rabu, 27 April malam yang menewaskan seorang tentara Thai dan melukai 7 orang. Komandan regional Thai menyambut baik gencatan senjata ini.
"Thailand selalu menginginkan gencatan senjata namun kami masih menyelesaikan detail mengenai bagaimana menerapkannya," ujar komandan regional Thailand, Thawatchai Samutsakorn.
"Deklarasi pihak Kamboja merupakan pertanda bagus. Mari kita coba menerapkannya," imbuhnya.
Kontak senjata antara pasukan perbatasan Kamboja dan Thailand telah menyebabkan lebih dari 60 ribu orang mengungsi. Selain menewaskan 15 orang, serangkaian pertempuran selama sepekan itu juga telah menyebabkan puluhan orang terluka.
(ita/nrl)











































