Demikian disampaikan Menteri Kehakiman Meksiko Marisela Morales kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (27/4/2011).
Dalam penyelidikan terkait temuan mayat-mayat itu, kepolisian telah menangkap 74 orang. Termasuk beberapa pemimpin sindikat narkoba lokal Zetas dan 17 perwira polisi dari Kotah San Fernando, tempat mayat-mayat itu ditemukan.
Otoritas Meksiko juga menuding Zetas terlibat dalam pembunuhan 72 imigran dari Amerika Selatan dan Tengah. Mayat-mayat mereka ditumpuk di sebuah peternakan di kota yang sama, sekitar 160 kilometer dari perbatasan AS pada Agustus lalu.
Beberapa tahun terakhir, kekerasan meningkat tajam di Tamaulipas terkait perang antara Zetas dan mantan-mantan bos mereka, kartel berkuasa, Gulf. Zetas merupakan geng yang dibentuk pada tahun 1990-an oleh para eks prajurit elit.
Kuburan-kuburan massal juga telah ditemukan di Kota Durango dalam dua pekan terakhir. Pada Senin, 25 April lalu, 17 jasad kembali ditemukan di kota tersebut sehingga totalnya kini mencapai 75. Otoritas belum memberikan informasi mengenai identitas para korban.
(ita/nrl)











































