Demikian disampaikan lembaga HAM, Bahrain Human Rights Center seperti diberitakan Press TV, Rabu (27/4/2011). Dari seribuan orang yang ditangkap tersebut, sebanyak 64 orang di antaranya wanita.
Sebagai respons atas aksi-aksi demo, pasukan Bahrain telah menyerbu sekolah-sekolah dan sejumlah rumah sakit untuk melakukan penangkapan orang-orang yang terlibat dalam demonstrasi. Bahkan pasukan Bahrain dengan didukung pasukan Arab Saudi juga menghancurkan masjid-masjid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekerasan yang dilancarkan pasukan Bahrain terhadap para demonstran didukung sepenuhnya oleh pasukan Saudi yang dikirimkan ke negeri itu. Dalam sidang parlemen kemarin, 26 April, sekelompok anggota parlemen mengucapkan terima kasih pada Saudi atas pengiriman pasukan ke Bahrain.
Pemerintah Saudi telah mengirimkan 1.500 tentara Saudi ke Bahrain untuk membantu mengatasi aksi demo. Masuknya pasukan asing ini telah menimbulkan kecaman oposisi.
Para demonstran Bahrain mulai turun ke jalan sejak 14 Februari lalu. Massa berunjuk rasa untuk menuntut berakhirnya kekuasaan dinasti Al Khalifa di negeri itu.
(ita/nrl)











































