Dilansir Reuters, Rabu (27/4/2011), Putin menilai apa yang dilakukan pasukan koalisi telah melewati garis-garis yang ditentukan PBB. Seharusnya, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya melindungi warga sipil.
"Mereka bilang mereka tidak akan membunuh Khadafi. Sekarang beberapa pejabat bilang, ya, kami mencoba untuk membunuh Khadafi," ucap Putin di sela-sela kunjungannya di Denmark.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selepas pernyataan Putin ini, kantor berita Libya melansir kabar tentang desakan kepada Rusia agar menggelar pertemuan darurat di PBB yang membahas tentang 'agresi barat'. Namun, tidak ada yang bersedia komentar dari pihak Rusia tentang desakan ini.
Pasukan NATO memang terus menggempur Libya. Mereka juga ikut membantu perjuangan pasukan oposisi Libya untuk melawan tentara pro-Khadafi.
Perkembangan terakhir, pertempuran terjadi di kota Misrata yang dikuasai pemberontak. Banyak korban jiwa telah dilaporkan dalam pertempuran itu. Termasuk fotografer untuk majalah Vanity Fair Amerika, Tim Hetherington, yang tewas pada Rabu, 20 April lalu.
Pria berumur 41 tahun itu tewas ketika meliput pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak. Tiga wartawan lainnya juga terluka dalam peristiwa itu. Hetherington merupakan fotografer pemenang penghargaan dan sutradara film yang dinominasikan meraih Oscar.
(mad/lia)











































