Tokoh aktivis oposisi, Matar Matar seperti diberitakan AFP, Selasa (26/4/2011) mengatakan, ketujuh warga Syiah itu dituduh melakukan pembunuhan berencana atas dua polisi. Kedua polisi Bahrain itu tewas saat bentrokan antara pasukan keamanan dengan para demonstran antipemerintah beberapa waktu lalu.
Dikatakan Matar yang merupakan mantan anggota parlemen Bahrain itu, ketujuh pria tersebut adalah Ali Abdullah Hassan, Qasim Hassan Mattar, Saeed Abdul Jalil Saeed, Issa Abdullah Kazem, Abdul Aziz Abdullah Ibrahim, Sadiq Ali Mahdi dan Hussein Jaafar Abdul Karim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi demonstrasi hingga saat ini terus berlangsung di Bahrain. Otorotas Bahrain kerap menggunakan kekerasan untuk membubarkan aksi-aksi demo. Bahkan pasukan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab didatangkan untuk membantu mengatasi aksi demo besar-besaran tersebut.
Terinspirasi oleh penggulingan kekuasaan di Mesir dan Tunisia, warga Bahrain turun ke jalan untuk meminta Perdana Menteri Sheik Khalifa bin Salman Al-Khalifa mundur. Para demonstran juga meminta tahanan politik dibebaskan dan dibentuk konstitusi baru.
(ita/nrl)











































