Demikian diungkapkan seorang saksi mata warga Libya kepada stasiun televisi Al Arabiya. Serangan itu juga melukai sekitar 60 orang.
"Ada gempuran acak dan sangat intens pada daerah-daerah pemukiman. Tubuh-tubuh yang terbakar sedang dibawa ke rumah sakit," ujar Ahmed al-Qadi, saksi mata tersebut seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (25/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota Misrata yang dikuasai pemberontak itu hingga kini terus menjadi target gempuran pasukan Khadafi. Pertempuran antara pemberontak dan pasukan pemerintah Libya pun kerap terjadi. Banyak korban jiwa telah dilaporkan dalam pertempuran itu. Termasuk fotografer untuk majalah Vanity Fair Amerika, Tim Hetherington, yang tewas pada Rabu, 20 April lalu.
Pria berumur 41 tahun itu tewas ketika meliput pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak. Tiga wartawan lainnya juga terluka dalam peristiwa itu. Hetherington merupakan fotografer pemenang penghargaan dan sutradara film yang dinominasikan meraih Oscar.
(ita/nrl)











































