Derita Kaum Miskin India Saat Lockdown Virus Corona

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 09 Apr 2020 16:03 WIB
Penduduk India mulai jalani lockdown di tengah lonjakan kasus Corona di negara itu. Milyaran warga India dikarantina guna memutus rantai penyebaran COVID-19.
Foto: India saat lockdown mencegah Corona (Getty Images)
New Delhi, India -

Kebijakan lockdown (penguncian wilayah) pemerintahan India untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) menyisakan cerita getir. Banyak warga miskin yang harus menanggung derita lantaran menganggur saat wabah Corona.

Seperti dilansir AFP, Kamis (9/4/2020), salah satu warga India yang harus menanggung derita akibat lockdown itu adalah Sailesh Kumar. Sehari-hari Kumar adalah seorang penarik becak. Namun, karena kebijakan lockdown, dia harus rela membiarkan becaknya menganggur di luar gubuk rumahnya.

Keluarga Kumar beranggotakan enam orang. Mereka semua terjebak di rumah kumuh di kawasan luar New Delhi, tanpa menghasilkan apa-apa dan sangat menantikan uang yang dijanjikan oleh pemerintah.


Kumar merupakan bagian dari ratusan warga miskin India lainnya. Kumar adalah pekerja migran. Dia meninggalkan desanya di Bihar, negara bagian termiskin di India, tujuh tahun lalu untuk kehidupan yang lebih baik dan pendidikan yang baik untuk anak-anaknya.

Sebelum lockdown selama 21 hari di India dimulai pada 25 Maret lalu, pria berusia 38 tahun itu memperoleh - bila hari mujur - setara dengan $ 4 sehari saat menarik becaknya. Sementara istrinya bekerja sebagai pembantu rumah tangga.


Sekarang ketika lockdown diberlakukan dan hanya sektor penting yang diperbolehkan beroperasi, Kumar harus menganggur. Sementara istrinya tidak dipekerjakan lagi oleh majikannya, karena mereka takut istri Kumar jadi pembawa penyakit COVID-19 ini.

"Mereka percaya dia akan memberi mereka penyakit ini," katanya.

Konjen RI Mumbai Menjawab Situasi WNI Pasca India Lockdown:


Selanjutnya
Halaman
1 2