Seperti dilansir Reuters, Selasa (3/5/2016), WHCD yang digelar pada 30 April lalu, dihadiri oleh para jurnalis, pengusaha media juga bintang Hollywood serta sejumlah pejabat Capitol Hill. Pidato seorang presiden AS dalam WHCD seringkali diidentikkan dengan stand-up comedy.
Tidak terkecuali Obama yang melontarkan banyak sindiran dan lelucon untuk banyak pihak, namun yang paling banyak dan paling diminati hadirin adalah soal Trump. Trump sendiri tidak hadir dalam jamuan makan malam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun saya sedikit sedih karena dia (Trump) tidak ada di sini malam ini. Kami bersenang-senang terakhir kali," ujarnya merujuk pada acara tahunan yang sama tahun 2011 yang dihadiri Trump.
"Dan ini mengejutkan. Di sini penuh reporter, selebriti, kamera dan dia mengatakan 'tidak'. Apakah makan malam ini terlalu buruk untuk The Donald. Apa kiri-kira yang dia lakukan? Apakah dia ada di rumah, makan 'Trump Steak', menulis tweet menghina Angela Merkel (Kanselir Jerman)? Apa yang dia lakukan," sindir Obama.
"Elite Partai Republik tidak percaya dia (Trump) kemungkinan besar akan menjadi capres mereka. Tidak percaya. Terkejut. Mereka mengatakan Donald kurang pengalaman soal kebijakan luar negeri untuk menjadi presiden. Tapi jujur saja, dia (Trump) menghabiskan waktu bertahun-tahun menemui pemimpin dari seluruh dunia: Miss Swedia, Miss Argentina, Miss Azerbaijan," lanjut Obama yang menuai tawa dari hadirin.
"Dan ada satu bidang yang membuat pengalaman Donald berharga dan itu adalah menutup Guantanamo, karena Trump tahu banyak hal soal mengelola properti pinggir laut di lapangan," kata Obama lagi yang kembali disambut gelak tawa.
Acara tahunan ini menjadi makan malam terakhir yang dihadiri Obama sebelum melepas jabatannya tahun depan.
(nvc/ita)











































