Melucu Soal Donald Trump, Pidato Obama Penuh Gelak Tawa

Melucu Soal Donald Trump, Pidato Obama Penuh Gelak Tawa

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 03 Mei 2016 15:46 WIB
Melucu Soal Donald Trump, Pidato Obama Penuh Gelak Tawa
Barack Obama (REUTERS/Yuri Gripas)
Washington - Gelak tawa mewarnai pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama saat jamuan makan malam koresponden Gedung Putih (WHCD). Obama pun banyak menyindir bakal calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (3/5/2016), WHCD yang digelar pada 30 April lalu, dihadiri oleh para jurnalis, pengusaha media juga bintang Hollywood serta sejumlah pejabat Capitol Hill. Pidato seorang presiden AS dalam WHCD seringkali diidentikkan dengan stand-up comedy.

Tidak terkecuali Obama yang melontarkan banyak sindiran dan lelucon untuk banyak pihak, namun yang paling banyak dan paling diminati hadirin adalah soal Trump. Trump sendiri tidak hadir dalam jamuan makan malam ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sungguh menjadi kehormatan untuk berada di sini, akhirnya, dan mungkin yang terakhir, makan malam Koresponden Gedung Putih. Anda semua terlihat hebat. Akhir Partai Republik tidak pernah terlihat lebih baik," ucap Obama mengawali pidatonya.

"Meskipun saya sedikit sedih karena dia (Trump) tidak ada di sini malam ini. Kami bersenang-senang terakhir kali," ujarnya merujuk pada acara tahunan yang sama tahun 2011 yang dihadiri Trump.

"Dan ini mengejutkan. Di sini penuh reporter, selebriti, kamera dan dia mengatakan 'tidak'. Apakah makan malam ini terlalu buruk untuk The Donald. Apa kiri-kira yang dia lakukan? Apakah dia ada di rumah, makan 'Trump Steak', menulis tweet menghina Angela Merkel (Kanselir Jerman)? Apa yang dia lakukan," sindir Obama.

"Elite Partai Republik tidak percaya dia (Trump) kemungkinan besar akan menjadi capres mereka. Tidak percaya. Terkejut. Mereka mengatakan Donald kurang pengalaman soal kebijakan luar negeri untuk menjadi presiden. Tapi jujur saja, dia (Trump) menghabiskan waktu bertahun-tahun menemui pemimpin dari seluruh dunia: Miss Swedia, Miss Argentina, Miss Azerbaijan," lanjut Obama yang menuai tawa dari hadirin.

"Dan ada satu bidang yang membuat pengalaman Donald berharga dan itu adalah menutup Guantanamo, karena Trump tahu banyak hal soal mengelola properti pinggir laut di lapangan," kata Obama lagi yang kembali disambut gelak tawa.

Acara tahunan ini menjadi makan malam terakhir yang dihadiri Obama sebelum melepas jabatannya tahun depan.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads