Para pakar berharap temuan puing sayap sepanjang 2 meter, yang dikenal sebagai flaperon itu akan bisa memberikan petunjuk mengenai misteri penerbangan MH370 yang hilang tanpa jejak pada Maret 2014 lalu.
"Kita tahu flaperon tersebut telah secara resmi diidentifikasi sebagai bagian dari pesawat Boeing 777," ujar Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai seperti dilansir kantor berita Reuters, Minggu (2/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagian sayap tersebut telah diterbangkan ke Paris, Prancis dan dibawa ke kota Toulouse untuk menjalani analisis lebih detail. Para perwakilan dari Malaysia, Amerika Serikat, China, Prancis dan Boeing akan ikut serta dalam verifikasi flaperfon tersebut.
Sementara itu, potongan logam lainnya juga ditemukan di Pulau La Reunion hari ini. Namun belum ada keterangan detail mengenai potongan logam tersebut.
Pesawat MH370 hilang pada Maret 2014 lalu saat dalam perjalanan dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Beijing, China. Pesawat yang mengangkut 239 orang itu diyakini jatuh ke Samudera Hindia.
(ita/ita)











































