ADVERTISEMENT

3 Fakta Baru Penikam Salman Rusdhie Didakwa Percobaan Pembunuhan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Agu 2022 22:36 WIB
Hadi Matar, 24, center, arrives for an arraignment in the Chautauqua County Courthouse in Mayville, N.Y., Saturday, Aug. 13, 2022. Matar, who is accused of carrying out a stabbing attack against “Satanic Verses” author Salman Rushdie has entered a not-guilty plea in a New York court on charges of attempted murder and assault. An attorney for Matar entered the plea on his behalf during an arraignment hearing.  (AP Photo/Gene J. Puskar)
Sosok penikam Salman Rushdie (AP/Gene J. Puskar)
Jakarta -

Novelis kelahiran India, Salman Rushdie ditikam berkali-kali oleh pria bernama Hadi Matar. Ia ditikam di bagian vital.

Salman Rushdie, 75 tahun, diserang saat berbicara dalam sebuah acara di Chautauqua Institution di Negara Bagian New York, Amerika Serikat.

Penikam Salman Rusdhie bernama Hadi Matar. Seorang pria 24 tahun itu dituduh berlari ke atas panggung dan menikam Rushdie setidaknya 10 kali di wajah, leher dan perut.

Berikut fakta-fakta terbarunya:

1. Hadi Matar Ditahan

Pria ini, yang mengaku tak bersalah atas percobaan pembunuhan itu, telah ditahan tanpa jaminan. Pelaku sengaja membeli tiket acara yang dihadiri Rushdie untuk melancarkan serangannya. Namun motif penikaman ini belum diketahui secara jelas.

2. Didakwa Percobaan Pembunuhan

Sementara itu, dilansir dari Associated Press (AP), pengacara Hadi Matar memasukkan pembelaan atas namanya selama dakwaan di New York barat. Tersangka muncul di pengadilan mengenakan jumpsuit hitam dan putih dan masker wajah putih, dengan tangan diborgol di depannya.

Seorang hakim memerintahkan dia ditahan tanpa jaminan setelah Jaksa Wilayah Jason Schmidt mengatakan kepadanya bahwa Matar mengambil langkah-langkah untuk dengan sengaja menempatkan dirinya dalam posisi untuk menyakiti Rushdie. Matar membawa kartu identitas palsu.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT