Kekurangan Kertas, Jutaan Siswa di Sri Lanka Batal Ujian Sekolah

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 20 Mar 2022 04:01 WIB
Ekspresi senang terlihat oleh sejumlah siswa di Inggris, setelah meraih penilaian Sertifikasi Pendidikan Menengah (GCSE) sangat baik di masa pandemi COVID-19.
Ilustrasi siswa terima hasil ujian (Foto: Getty Images/Dan Kitwood)
Jakarta -

Sri Lanka membatalkan ujian jutaan siswa karena kehabisan kertas. Pejabat setempat mengatakan kehabisan kertas lantaran Ibu Kota Srilanka, Kolombo kekurangan dolar untuk membiayai impor.

Dilansir AFP, Minggu (20/3/2022), Otoritas pendidikan setempat menyampaikan ujian ditunda tanpa batas waktu. Sri Lanka sedang kekurangan kertas sejak menghadapi krisis keuangan terburuk sejak 1948.

"Kepala sekolah tidak dapat mengadakan ujian karena pencetak tidak dapat mengamankan devisa untuk mengimpor kertas dan tinta yang diperlukan," kata departemen Pendidikan Provinsi Barat.

Sumber resmi mengatakan tes bisa tertunda sampai empat hingga lima hari. Jutaan siswa di negara tersebut tertunda mengikuti tes kenaikan kelas.

Tes semester adalah bagian dari proses penilaian berkelanjutan untuk memutuskan siswa naik kelas pada akhir tahun. Krisis ekonomi telah membuat negara ini kehabisan makanan, bahan bakar dan obat-obatan.

Lihat juga video saat 'Banjir Bandang Sri Lanka Telan 14 Nyawa, 2 Orang Hilang!':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/dek)