Sebuah pernyataan dari kantor perdana menteri menyebut luka Moaliimuu tidak mengancam jiwa. Tidak segera jelas apakah ada korban lain.
Telah diperkirakan secara luas bahwa serangan-serangan seperti itu akan meningkat ketika ketegangan meningkat di Somalia atas pemilihan umum nasional yang telah ditunda selama hampir satu tahun.
Kelompok ekstremis al-Shabab yang terkait dengan al-Qaida, yang menguasai sebagian Somalia, juga mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. (alj/)











































