Tekad Pemimpin China Ambil Taiwan Secara Damai

dtv - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 09:39 WIB
Jakarta -

Presiden Xi Jinping mengatakan reunifikasi dengan Taiwan harus terjadi dan secara damai. Xi Jinping juga menegaskan bahwa masalah Taiwan adalah murni urusan dalam negeri China, tanpa campur tangan eksternal.

Xi Jinping berbicara pada Perayaan yang menandai peringatan 110 tahun revolusi Tiongkok pada tahun 191 di Balai Besar Rakyat Beijing.

"Rekan senegaranya di kedua sisi Selat harus berdiri di sisi kanan sejarah dan bersama-sama menciptakan tujuan mulia penyatuan kembali tanah air dan peremajaan besar bangsa," kata Xi Jinping.

Pernyataan Xi Jinping datang hanya beberapa hari setelah militer China mengirim sejumlah pesawat militer ke Taiwan.

Taiwan dan China berpisah pada tahun 1949 di tengah perang saudara. Partai Nasionalis yang berkuasa saat itu melarikan diri ke pulau itu ketika Komunis Mao Zedong merebut kekuasaan di daratan.

Sejak itu, Taiwan memiliki pemerintahan sendiri, tetapi kedaulatannya ditolak oleh Beijing. Beijing juga berusaha untuk mengisolasi Taiwan secara internasional dengan melarangnya dari PBB dan organisasi internasional lainnya

"Kemerdekaan Taiwan dan separatisme adalah hambatan terbesar untuk reunifikasi tanah air," tambah Xi, mengatakan mereka yang menganjurkan kemerdekaan akan "dikutuk oleh sejarah."

"Misi sejarah reunifikasi ibu pertiwi harus diwujudkan dan pasti akan terwujud," pungkas Xi Jinping.

(alj/alj)