Video 20Detik

Aksi Rampok Brasil Ikat Sandera di Kap Mobil Jadi Tameng, Bak Bandit 1920

rmi - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 10:13 WIB
Jakarta - Sekelompok perampok bank yang diduga berjumlah sekitar 50 orang mengepung kota kecil di Araatuba, Brasil. Para komplotan perampok tersebut menyasar 2 bank dan menyandera sejumlah warga sipil untuk dijadikan tameng melarikan diri.

Para perampok sudah membagi tugas masing-masing saat melakukan aksi perampokan. Ada yang membakar kendaraan untuk memblokade jalan, ada juga yang menempatkan sejumlah bahan peledak di sejumlah titik.

Wali Kota Araatuba, Dilador Borges, mengatakan kepolisian kesulitan beraksi. Para perampok juga memantau pergerakan aparat melalui drone.

"Polisi tidak bisa langsung menyerang, mereka tidak bisa mengkonfrontasi [para bandit] karena terlalu banyak nyawa yang dipertaruhkan," kata Borges kepada Band TV.

Para perampok disebut menyasar dua bank negara yakni Caixa Federal dan Banco do Brasil. Usai mengambil uang, para perampok menyandera sejumlah warga sipil. Mereka diikat di kap mobil untuk dijadikan tameng melarikan diri.

Belum jelas berapa jumlah uang yang dibawa lari para perampok. Namun, dalam sebuah rekaman CCTV tampak seorang warga memunguti uang kertas di jalanan.

Pihak otoritas setempat menyebut kondisi di lokasi kini telah kondusif. Warga diminta untuk tetap di rumah karena diduga masih ada bahan peledak yang belum ditemukan.

Belum diketahui bagaimana kondisi para warga yang disandera. Namun, polisi menyebut ada 3 orang tewas yakni 2 warga sipil dan 1 pelaku perampokan.

Aksi perampokan berskala besar ini mirip dengan fenomena Cangao, yakni istilah yang dipakai untuk menggambarkan aksi kejahatan di Brasil pada era 1920-an dan 1930-an. Aksi ini mengincar kota-kota kecil hingga menengah untuk sasaran kejahatan. (rmi/rmi)