Round-Up

Lagi-lagi Rekor Baru Kala Corona di India Makin Ngeri

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 20:21 WIB

Setidaknya tiga negara bagian, termasuk Maharashtra, rumah bagi ibu kota komersial Mumbai, telah melaporkan kelangkaan vaksin hingga menutup beberapa pusat inokulasi.

Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi telah banyak dikritik karena tidak bertindak cepat untuk menekan gelombang kedua virus Corona. Festival keagamaan dan kampanye politik telah menarik ratusan ribu orang dalam acara-acara super spreader.

Oposisi India telah menyerukan lockdown (penguncian) nasional, tetapi pemerintah enggan untuk memberlakukan penutupan karena takut akan dampak ekonomi, meskipun beberapa negara bagian telah memberlakukan pembatasan sosial.

"Kami membutuhkan pemerintah. Dengan putus asa. Dan kami tidak memilikinya. Kami kehabisan udara. Kami sekarat," tulis penulis India, Arundhati Roy dalam sebuah opini yang diterbitkan pada hari Selasa (4/5) menyerukan agar Modi mundur.

"Ini adalah krisis yang sedang Anda buat. Anda tidak dapat menyelesaikannya. Anda hanya dapat memperburuknya ... Jadi silakan pergi. Itu adalah hal yang paling bertanggung jawab untuk Anda lakukan. Anda telah kehilangan hak moral untuk menjadi perdana menteri kami," imbuhnya.


(rdp/rdp)