Jakarta - Soal penertiban kawasan kumuh di Jakarta menjadi salah satu topik dalam debat perdana calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Jumat (13/1/2017) malam. Dwi Noviratri Koesno alias Ira Koesno sang moderator menanyakan langkah yang diambil tiga pasangan cagub-cawagub dalam menata Jakarta. Apakah akan ada penggusuran?
Ira Koesno (moderator):
"Program penertiban kawasan kumuh dan penanggulangan banjir ada kendala dari warga yang tidak ingin digusur atau pindah ke rusun. Bagaimana cara paslon menghadapinya? Apakah paslon akan melakukan penggusuran? Waktu 5 menit."
Agus Harimurti Yudhoyono:
"Gedung beton hanya benda mati, rohnya adalah manusia. Jangan hanya membangun badan, tapi juga bangun jiwa kota. Kalau kita bersatu, insya Allah Jakarta ini dapat kita bangun lebih baik."
Djarot Saiful Hidayat:
"Warga DKI tidak boleh tinggal di bantaran kali. Mereka tidak boleh tinggal di kolong jembatan. Kami sediakan rusun. Ukuran 36 meter persegi ada dua kamar. Biaya hidup kita tanggung. Kita subsidi kehidupannya. Transportasi, pendidikan, dan kesehatan."
Anies Rasyid Baswedan:
"Urban Renewal akan kami lakukan. Dalam melakukannya, harus mempertimbangkan satu prosedur dengan keadilan sesama warga Jakarta. Pemindahan dilakukan dengan memperhatikan hak dan penghidupan."
(erd/hbb)
Mereka Bicara soal Penggusuran di Jakarta
Senin, 16 Jan 2017 06:14 WIB
Infografis Lainnya











































