Mulsa Perak Jadi Andalan Petani Mentimun Hadapi Musim Kemarau

Foto

Mulsa Perak Jadi Andalan Petani Mentimun Hadapi Musim Kemarau

Tripa Ramadhan - detikNews
Rabu, 23 Sep 2026 13:00 WIB

Magetan - Petani menanam mentimun di lereng Gunung Lawu, Magetan, saat musim kemarau. Plastik mulsa perak digunakan untuk menjaga kelembapan tanah dan menekan gulma.

Petani menanam mentimun di lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026). Guna mempertahankan produksi saat musim kemarau, petani setempat memasang plastik mulsa perak pada media tanam untuk mengurangi penguapan air dan pertumbuhan gulma. ANTARA FOTO/Muhammad Mada/wsj.

Petani menanam mentimun di lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur. Aktivitas bertani tetap dilakukan meski memasuki musim kemarau. ANTARA FOTO/Muhammad Mada

Petani menanam mentimun di lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026). Guna mempertahankan produksi saat musim kemarau, petani setempat memasang plastik mulsa perak pada media tanam untuk mengurangi penguapan air dan pertumbuhan gulma. ANTARA FOTO/Muhammad Mada/wsj.

Petani memasang plastik mulsa perak pada media tanam mentimun untuk mengurangi penguapan air selama musim kemarau. ANTARA FOTO/Muhammad Mada  

Petani menanam mentimun di lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026). Guna mempertahankan produksi saat musim kemarau, petani setempat memasang plastik mulsa perak pada media tanam untuk mengurangi penguapan air dan pertumbuhan gulma. ANTARA FOTO/Muhammad Mada/wsj.

Penggunaan plastik mulsa perak juga membantu menekan pertumbuhan gulma sehingga petani dapat menjaga produksi mentimun di tengah kondisi kemarau. ANTARA FOTO/Muhammad Mada  

Mulsa Perak Jadi Andalan Petani Mentimun Hadapi Musim Kemarau
Mulsa Perak Jadi Andalan Petani Mentimun Hadapi Musim Kemarau
Mulsa Perak Jadi Andalan Petani Mentimun Hadapi Musim Kemarau


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini