Pontianak - Kabut asap pekat menyelimuti Pontianak akibat karhutla. Kondisi tersebut turut menutupi pemandangan di sekitar Sungai Kapuas.
Foto
Pontianak Masih Diselimuti Kabut Asap Pekat Karhutla
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2026). REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Pemandangan Katedral Santo Yosef tampak tertutup kabut asap dari karhutla. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Kabut asap juga menyelimuti Sungai Kapuas yang menjadi salah satu aktivitas masyarakat di Pontianak. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Kondisi tersebut terjadi di tengah karhutla yang masih melanda sejumlah wilayah Kalimantan Barat. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Pada 12 September 2026, kualitas udara Pontianak tercatat masuk kategori berbahaya dengan indeks 1.368 berdasarkan pemantauan IQAir. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Kabut asap juga mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio dengan jarak pandang sempat turun hingga 300 meter pada 14 September. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Kondisi kabut asap di Kalimantan Barat diperparah cuaca kering berkepanjangan dan fenomena super El Nino yang turut meningkatkan risiko karhutla. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































