Doa dan Duka Warnai 20 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo

Foto

Doa dan Duka Warnai 20 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo

Grandyos Zafna - detikNews
Jumat, 29 Mei 2026 20:01 WIB

Sidoarjo - Warga dan aktivis menggelar ritual Sambang Buyut di tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo, memperingati 20 tahun bencana tersebut.

Warga korban Lumpur Lapindo bersama aktivis melakukan ritual Sambang Buyut untuk memperingati 20 tahun bencana Lumpur Lapindo di tanggul penahan lumpur Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (29/5/2026). Warga dan aktivis memanjatkan doa serta membawa hasil bumi dalam ritual tersebut untuk mengenang leluhur desa serta sebagai bentuk keprihatinan karena banyak warga terdampak yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang belum sepenuhnya teratasi. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom.
Warga korban Lumpur Lapindo bersama aktivis melakukan ritual Sambang Buyut untuk memperingati 20 tahun bencana Lumpur Lapindo di tanggul penahan lumpur Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (29/5/2026).Β  ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Warga korban Lumpur Lapindo bersama aktivis melakukan ritual Sambang Buyut untuk memperingati 20 tahun bencana Lumpur Lapindo di tanggul penahan lumpur Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (29/5/2026). Warga dan aktivis memanjatkan doa serta membawa hasil bumi dalam ritual tersebut untuk mengenang leluhur desa serta sebagai bentuk keprihatinan karena banyak warga terdampak yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang belum sepenuhnya teratasi. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom.
Warga dan aktivis memanjatkan doa serta membawa hasil bumi dalam ritual tersebut untuk mengenang leluhur desa serta sebagai bentuk keprihatinan karena banyak warga terdampak yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang belum sepenuhnya teratasi.Β Β ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Warga korban Lumpur Lapindo bersama aktivis melakukan ritual Sambang Buyut untuk memperingati 20 tahun bencana Lumpur Lapindo di tanggul penahan lumpur Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (29/5/2026). Warga dan aktivis memanjatkan doa serta membawa hasil bumi dalam ritual tersebut untuk mengenang leluhur desa serta sebagai bentuk keprihatinan karena banyak warga terdampak yang masih hidup dalam keterbatasan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang belum sepenuhnya teratasi. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom.
Peringatan 20 tahun Lumpur Lapindo tidak hanya menjadi momen mengenang tragedi, tetapi juga pengingat bahwa dampak bencana masih dirasakan sebagian masyarakat hingga saat ini.Β ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Doa dan Duka Warnai 20 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo
Doa dan Duka Warnai 20 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo
Doa dan Duka Warnai 20 Tahun Tragedi Lumpur Lapindo


Berita Terkait