Kuda Nil Liar Bikin Warga Waswas

Foto

Kuda Nil Liar Bikin Warga Waswas

Tripa Ramadhan - detikNews
Selasa, 12 Mei 2026 23:00 WIB

Kolombia - Rencana pemusnahan kuda nil keturunan Pablo Escobar memicu perdebatan di Kolombia. Warga sungai khawatir keselamatan mereka terancam.

A hippopotamus swims in the Magdalena River as villagers express concerns over the spread of hippopotamuses descended from those brought to Colombia by drug lord Pablo Escobar in the 1980s, a situation that has led some locals to call for euthanasia to control the population, in Puerto Boyaca, Colombia May 5, 2026. REUTERS/Juan David Duque
Rencana Kolombia untuk memusnahkan 80 kuda nil yang merupakan keturunan hewan yang diimpor secara ilegal oleh pengedar narkoba Pablo Escobar memecah belah para pemerhati lingkungan dan masyarakat di tepi sungai, karena para pejabat berupaya mengendalikan populasi sekitar 200 hewan di dekat Sungai Magdalena. Foto: REUTERS/Juan David Duque
A hippopotamus swims in the Magdalena River as villagers express concerns over the spread of hippopotamuses descended from those brought to Colombia by drug lord Pablo Escobar in the 1980s, a situation that has led some locals to call for euthanasia to control the population, in Puerto Boyaca, Colombia May 5, 2026. REUTERS/Juan David Duque
Fisher Darley Giovany Contreras mengatakan pemusnahan diperlukan karena orang-orang yang tinggal di kota tidak memahami bahaya yang ditimbulkan hewan-hewan tersebut bagi masyarakat di sepanjang sungai. Di Puerto Triunfo dan Puerto Boyaca, kuda nil bergerak bebas di Sungai Magdalena, dan berjalan di sepanjang pinggir jalan pada malam hari, muncul di dekat area yang digunakan oleh penduduk setempat. Foto: REUTERS/Juan David Duque
A hippopotamus swims in the Magdalena River as villagers express concerns over the spread of hippopotamuses descended from those brought to Colombia by drug lord Pablo Escobar in the 1980s, a situation that has led some locals to call for euthanasia to control the population, in Puerto Boyaca, Colombia May 5, 2026. REUTERS/Juan David Duque
Nelayan lain, Jorge Bustos, mengatakan bahwa penduduk telah lama menyampaikan kekhawatiran kepada pihak berwenang Kolombia, menambahkan bahwa anak-anak menggunakan Sungai Cocorna untuk mandi sementara kuda nil secara teratur berada di daerah tersebut. Foto: REUTERS/Juan David Duque
A hippopotamus swims in the Magdalena River as villagers express concerns over the spread of hippopotamuses descended from those brought to Colombia by drug lord Pablo Escobar in the 1980s, a situation that has led some locals to call for euthanasia to control the population, in Puerto Boyaca, Colombia May 5, 2026. REUTERS/Juan David Duque
Senator Kolombia Andrea Padilla, seorang anggota parlemen Partai Hijau dan pemimpin lingkungan, mengatakan bahwa negara tidak boleh menerima pembunuhan sebagai respons pertama yang mudah dan harus bergerak lebih cepat untuk mengeksplorasi dan menggunakan alternatif non-mematikan. Foto: REUTERS/Juan David Duque
A hippopotamus swims in the Magdalena River as villagers express concerns over the spread of hippopotamuses descended from those brought to Colombia by drug lord Pablo Escobar in the 1980s, a situation that has led some locals to call for euthanasia to control the population, in Puerto Boyaca, Colombia May 5, 2026. REUTERS/Juan David Duque
Kementerian Lingkungan Hidup mengkonfirmasi bahwa para ahli dan dokter hewan dari Vantara, sebuah pusat satwa liar milik Anant Ambani, putra orang terkaya di Asia, akan mengunjungi Kolombia untuk menilai kondisi pemindahan 80 kuda nil ke India. Empat kuda nil pertama Kolombia diimpor secara ilegal pada tahun 1980-an oleh Escobar untuk kebun binatang pribadi, dan Menteri Lingkungan Hidup Irene Velez mengatakan populasi tersebut dapat meningkat hingga 1.000 ekor pada tahun 2035 jika langkah-langkah pengendalian tidak diterapkan. Foto: REUTERS/Juan David Duque
Kuda Nil Liar Bikin Warga Waswas
Kuda Nil Liar Bikin Warga Waswas
Kuda Nil Liar Bikin Warga Waswas
Kuda Nil Liar Bikin Warga Waswas
Kuda Nil Liar Bikin Warga Waswas


Berita Terkait