Bekasi - Warga dan aktivis gelar doa bersama dan tabur bunga di Bekasi Timur untuk mengenang korban kecelakaan kereta yang menewaskan 16 orang.
Foto
Tabur Bunga dan Doa, Warga Kenang Korban Tragedi Kereta
Sejumlah aktivis menggelar aksi doa bersama di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/4/2026).
Dalam aksi tersebut, mereka terlihat meletakkan bunga di sekitar lokasi kejadian sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan duka cita atas tragedi kecelakaan kereta yang mengguncang publik.
Bunga-bunga yang diletakkan membentuk deretan memorial sederhana, menjadi simbol belasungkawa atas korban jiwa dalam peristiwa tabrakan antara KRL Commuterline dengan KA Argo Bromo Anggrek.
Suasana hening menyelimuti lokasi saat para peserta aksi memanjatkan doa bersama untuk para korban .Aksi ini digelar sebagai respons atas insiden tragis yang terjadi pada Senin (27/4) malam, yang menyebabkan 16 orang meninggal dunia.
Para aktivis berharap doa yang dipanjatkan dapat memberikan ketenangan bagi para korban serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Selain doa bersama, sejumlah peserta juga membawa poster berisi pesan duka dan harapan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Mereka menekankan pentingnya peningkatan keselamatan transportasi publik, khususnya pada moda transportasi kereta api.
Beberapa warga yang melintas turut berhenti sejenak untuk ikut mendoakan para korban. Kehadiran mereka menambah suasana haru, memperlihatkan solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap tragedi tersebut.Aksi doa bersama ini menjadi pengingat bahwa di balik peristiwa kecelakaan, terdapat duka mendalam yang dirasakan banyak pihak. Harapan pun disampaikan agar ke depan, sistem keamanan dan pengawasan transportasi dapat semakin diperketat demi melindungi keselamatan para penumpang.











































