Jakarta - Istri Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng, meninggal pada usia 100 tahun. Eyang Meri meninggalkan banyak kenangan.
Foto
Potret Eyang Meri Hoegeng dalam Kenangan
Meri Hoegeng lahir pada 23 Juni 1925 di Yogyakarta, Hindia Belanda, dari pasangan dr Mas Soemakno Martokoesoemo dengan Jeanne Reyneke van Stuwe. Almarhumah Meri diketahui merupakan keponakan dari Besar Martokoesomo, advokat pribumi pertama di Indonesia. (Dok Istimewa)
Meri menikah dengan Hoegeng pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak. Hoegeng dan Meri sempat menjadi pengisi acara baik di radio dan televisi. Mereka dikenal mengisi acara 'The Hawaiian Seniors' di TVRI dan sering kali berduet menyanyikan lagu bernuansa Hawaii. (Dok Istimewa)
Saat Hoegeng pensiun dari kepolisian, Meri dan Hoegeng menghabiskan masa tua dengan menekuni hobi seperti melukis dan menyanyi. (Dok Istimewa)
Hoegeng dan Meri menghabiskan masa tua di Depok hingga Hoegeng tutup usia pada 2004. (Dok Istimewa)
Setelah kepergian Hoegeng, Eyang Meri terus merawat nilai-nilai yang diwariskan oleh suaminya. Eyang Meri berharap nilai-nilai kebaikan Hoegeng terus dilanjutkan. (Dok Istimewa)
Tepat ulang tahunnya yang ke-100 pada 2025, Meri meluncurkan buku biografinya yang berjudul 'Meriyati Hoegeng-100 Tahun Langkah Setia Pengabdian'. Buku tersebut disusun oleh cucunya, Krisnadi Ramajaya Hoegeng. (Dok Istimewa)











































