Warga Situbondo Bersih-bersih Rumah Usai Banjir Rendam Permukiman

Foto

Warga Situbondo Bersih-bersih Rumah Usai Banjir Rendam Permukiman

Tripa Ramadhan - detikNews
Kamis, 22 Jan 2026 23:15 WIB

Situbondo - Warga Desa Besuki mulai membersihkan rumah pascabanjir yang melanda Situbondo, Jawa Timur. Bencana ini berdampak pada lima kecamatan dan ribuan rumah.

Warga membersihkan perabotan rumah pascabanjir di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, Kamia (22/1/2026). Bencana banjir yang terjadi Rabu (21/1) malam tersebut mengakibatkan lima kecamatan dan 3.015 rumah warga terdampak banjir. ANTARA FOTO/Seno/agr
Warga membersihkan perabotan rumah yang terendam banjir di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (22/1/2026), sehari setelah banjir melanda wilayah tersebut. Foto: ANTARA FOTO/Seno
Warga membersihkan perabotan rumah pascabanjir di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, Kamia (22/1/2026). Bencana banjir yang terjadi Rabu (21/1) malam tersebut mengakibatkan lima kecamatan dan 3.015 rumah warga terdampak banjir. ANTARA FOTO/Seno/agr
Aktivitas bersih-bersih dilakukan warga untuk menyelamatkan perabot rumah tangga yang masih bisa digunakan pascabanjir yang terjadi pada Rabu (21/1) malam. Foto: ANTARA FOTO/Seno
Warga membersihkan perabotan rumah pascabanjir di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, Kamia (22/1/2026). Bencana banjir yang terjadi Rabu (21/1) malam tersebut mengakibatkan lima kecamatan dan 3.015 rumah warga terdampak banjir. ANTARA FOTO/Seno/agr
Banjir yang melanda Situbondo mengakibatkan lima kecamatan terdampak dan sebanyak 3.015 rumah warga terendam air, memaksa warga melakukan pemulihan secara mandiri. Foto: ANTARA FOTO/Seno
Warga Situbondo Bersih-bersih Rumah Usai Banjir Rendam Permukiman
Warga Situbondo Bersih-bersih Rumah Usai Banjir Rendam Permukiman
Warga Situbondo Bersih-bersih Rumah Usai Banjir Rendam Permukiman


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini