Tangerang Selatan - Darurat sampah Tangsel resmi berakhir, tetapi kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih meski anggaran pengelolaan mencapai puluhan miliar.
Foto
Darurat Sampah Dicabut, Tumpukan Sampah Masih Menggunung di Tangsel
Tumpukan sampah masih terlihat di Pasar kawasan Tangerang Selatan, meski status tanggap darurat sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi berakhir pada Senin (5/1/2026), kemarin.
Meski status darurat berakhir, tumpukan sampah terlihat masih menggunung di sejumlah pasar tradisional, sampah tersebut longsor ke jalan dan menimbulkan bau menyengat hingga keluar air lindi dan belatung.
Seiring dicabutnya status darurat, Pemkot Tangsel berjanji mengevaluasi sistem pengelolaan sekaligus memperketat pengawasan agar penumpukan sampah tidak kembali terulang.
Di Pasar Cimanggis, tumpukan sampah menjulang hingga sekitar tiga meter dan nyaris menyentuh bagian atap kios pedagang.
Adapun di Pasar Bintaro, sampah meluap ke badan jalan hingga menutup sebagian ruas, membuat kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
Padahal pada tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp22,3 miliar untuk pengadaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah.
Namun, langkah tersebut dinilai belum mampu mengurai persoalan sampah yang telah berlarut-larut selama berbulan-bulan.











































