Jakarta - Aktivis Extinction Rebellion menggelar aksi teatrikal di kawasan Westminster. Aksi ini menyoroti krisis iklim dan tuntutan kebijakan yang lebih tegas.
Foto
Extinction Rebellion Gelar Aksi Teatrikal Iklim di Westminster
Aktivis Extinction Rebellion (XR) menggelar aksi protes di kawasan Westminster, London, menyoroti krisis iklim dan kegagalan pemerintah Inggris memenuhi target pemanasan global 1,5Β°C.
REUTERS/Isabel Infantes
Para demonstran mengenakan jubah hitam sebagai simbol duka atas masa depan bumi, berlatar ikon politik Inggris, Big Ben, di pusat pemerintahan London. REUTERS/Isabel Infantes
Asap dan formasi visual digunakan sebagai bagian dari aksi simbolik XR untuk menggambarkan ancaman krisis iklim dan ketidakpastian masa depan akibat inaksi pemerintah. REUTERS/Isabel Infantes
Aksi berlangsung damai dengan pendekatan performatif, salah satu ciri khas Extinction Rebellion dalam menyampaikan pesan lingkungan kepada publik dan pembuat kebijakan. REUTERS/Isabel Infantes
Protes ini digelar di sekitar Whitehall dan gedung parlemen, wilayah yang menjadi pusat pengambilan keputusan politik Inggris terkait kebijakan iklim dan energi. REUTERS/Isabel Infantes
Peserta aksi menilai pemerintah Inggris tidak lagi berada di jalur untuk memenuhi komitmen Perjanjian Paris, termasuk target membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celsius. REUTERS/Isabel Infantes
Spanduk bertuliskan β1.5 is deadβ dibentangkan untuk menegaskan klaim aktivis bahwa target iklim tersebut telah gagal akibat kebijakan yang dinilai terlalu lunak terhadap industri energi fosil. REUTERS/Isabel Infantes
Selain menekan pemerintah, aksi ini juga mengkritik peran kelompok dan lembaga yang dianggap menghambat kebijakan iklim ambisius di Inggris. REUTERS/Isabel Infantes











































