Ribuan Warga Kamboja Terpaksa Mengungsi, Konflik Perbatasan Memanas

Foto

Ribuan Warga Kamboja Terpaksa Mengungsi, Konflik Perbatasan Memanas

Rengga Sancaya - detikNews
Jumat, 29 Agu 2025 14:00 WIB

Kamboja - Ribuan warga Kamboja terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat konflik yang terus memanas di kawasan perbatasan dengan Thailand.

Seorang pengungsi anak bermain di tempat penampungan pengungsi Wat Por 5.000, Provinsi Preah Vihear, Kamboja, Kamis (28/8/2025). Pemerintah Kamboja mengungsikan sekitar 6.000 warganya atau sebanyak 2.116 keluarga ke lokasi penampungan tersebut sejak lebih dari dua bulan lalu akibat konflik di sejumlah kawasan perbatasan Kamboja dengan Thailand. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Sejumlah pengungsi berada di dalam tenda di tempat penampungan pengungsi Wat Por 5.000, Provinsi Preah Vihear, Kamboja, Kamis (28/8/2025). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Seorang pengungsi anak bermain di tempat penampungan pengungsi Wat Por 5.000, Provinsi Preah Vihear, Kamboja, Kamis (28/8/2025). Pemerintah Kamboja mengungsikan sekitar 6.000 warganya atau sebanyak 2.116 keluarga ke lokasi penampungan tersebut sejak lebih dari dua bulan lalu akibat konflik di sejumlah kawasan perbatasan Kamboja dengan Thailand. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Sejak lebih dari dua bulan terakhir, pemerintah Kamboja telah mengevakuasi sekitar 6.000 orang atau 2.116 keluarga ke tempat penampungan Wat Por 5.000 di Provinsi Preah Vihear. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Seorang pengungsi anak bermain di tempat penampungan pengungsi Wat Por 5.000, Provinsi Preah Vihear, Kamboja, Kamis (28/8/2025). Pemerintah Kamboja mengungsikan sekitar 6.000 warganya atau sebanyak 2.116 keluarga ke lokasi penampungan tersebut sejak lebih dari dua bulan lalu akibat konflik di sejumlah kawasan perbatasan Kamboja dengan Thailand. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Di lokasi penampungan, terlihat tenda-tenda darurat berdiri rapat menampung para pengungsi. Anak-anak berusaha tetap bermain meski berada di tengah keterbatasan, sementara orang dewasa sibuk menjaga keluarga mereka dan menunggu kepastian kapan kondisi akan kembali aman. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Seorang pengungsi anak bermain di tempat penampungan pengungsi Wat Por 5.000, Provinsi Preah Vihear, Kamboja, Kamis (28/8/2025). Pemerintah Kamboja mengungsikan sekitar 6.000 warganya atau sebanyak 2.116 keluarga ke lokasi penampungan tersebut sejak lebih dari dua bulan lalu akibat konflik di sejumlah kawasan perbatasan Kamboja dengan Thailand. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Konflik perbatasan antara Kamboja dan Thailand kerap kali menimbulkan ketegangan berkepanjangan. Bentrokan di wilayah perbatasan memaksa ribuan warga sipil mengungsi demi menyelamatkan diri dari ancaman keamanan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Seorang pengungsi anak bermain di tempat penampungan pengungsi Wat Por 5.000, Provinsi Preah Vihear, Kamboja, Kamis (28/8/2025). Pemerintah Kamboja mengungsikan sekitar 6.000 warganya atau sebanyak 2.116 keluarga ke lokasi penampungan tersebut sejak lebih dari dua bulan lalu akibat konflik di sejumlah kawasan perbatasan Kamboja dengan Thailand. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Pemerintah Kamboja menegaskan, langkah evakuasi ini dilakukan demi keselamatan warga. Meski demikian, banyak pengungsi berharap situasi segera reda agar mereka bisa kembali ke rumah dan melanjutkan kehidupan secara normal. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Ribuan Warga Kamboja Terpaksa Mengungsi, Konflik Perbatasan Memanas
Ribuan Warga Kamboja Terpaksa Mengungsi, Konflik Perbatasan Memanas
Ribuan Warga Kamboja Terpaksa Mengungsi, Konflik Perbatasan Memanas
Ribuan Warga Kamboja Terpaksa Mengungsi, Konflik Perbatasan Memanas
Ribuan Warga Kamboja Terpaksa Mengungsi, Konflik Perbatasan Memanas


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads