5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan

ADVERTISEMENT

Foto

5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan

Ari Saputra - detikNews
Kamis, 05 Jan 2023 11:30 WIB

Jakarta - Lima terdakwa kasus ekspor crude palm oil (CPO) atau bahan baku minyak goreng divonis 1-3 tahun penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa 7-12 tahun.

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Lima terdakwa kasus ekspor crude palm oil (CPO) atau bahan baku minyak goreng, mendengar pembacaan vonis hakim di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2023).

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Hakim menyakini mereka terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama.  

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Kelima terdakwa adalah mantan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Indra Sari Wisnu Wardhana; Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei; Komisaris WNI, Master Parulian Tumanggor; Senior Manager Corporate Affair PT VAL, Stanley MA; dan General Manager (GM) Bagian General Affair PT MM, Pierre Togar Sitanggang.

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Vonis kelima terdakwa jauh lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum. Terdakwa Indra Sari Wisnu Wardhana divonis 3 tahun penjara, kemudian Master Parulian Tumanggor divonis 1,6 tahun penjara. Sementara Lin Che Wei, Pierre Togar Sitanggang, dan Stanley MA divonis 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan.

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Para terdakwa dituntut dengan pidana yang bervariasi mulai dari 7 tahun hingga 12 tahun penjara. 

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Mereka juga dituntut dengan uang pengganti yang berbeda jumlahnya, miliaran hingga puluhan triliun.

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Master Parulian Tumanggor jadi terdakwa yang dituntut dengan uang pengganti paling besar, yakni Rp10,9 triliun. 

Sidang vonis mafia minyak goreng digelar hari ini di PN Jakpus. Kasus ini menyeret lima orag tersangka.

Uang pengganti tersebut untuk mengganti kerugian negara dan kerugian perekonomian yang diakibatkan dari kasus ini.

5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan
5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan
5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan
5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan
5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan
5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan
5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan
5 Terdakwa Kasus Minyak Goreng Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT