Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran

ADVERTISEMENT

Foto

Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran

Reuters - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 20:02 WIB

China - China memberlakukan lockdown lokal di sejumlah kota menyusul meningkatnya kasus harian COVID-19. Begini potret situasinya.

A person wearing a mask walks past an office and business compound, following a coronavirus disease (COVID-19) outbreak, in Beijing, China November 28, 2022. REUTERS/Tingshu Wang

Seseorang yang memakai masker berjalan melewati kantor dan komplek bisnis, menyusul wabah penyakit coronavirus (COVID-19), di Beijing, China, Senin (28/11/2022). Kota-kota di China semakin banyak yang menerapkan lockdown lokal menyusul meningkatnya kasus harian positif COVID-19. Reuters/Tingshu Wang

A woman delivers food to a residential compound that is under lockdown as outbreaks of coronavirus disease (COVID-19) continue in Beijing, China November 28, 2022. REUTERS/Thomas Peter

Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan pada Senin (28/11) bahwa sedikitnya 40.052 kasus Corona tercatat dalam sehari, secara nasional di negara tersebut. Reuters/Thomas Peter  

A man in a protective suit sits in a street as outbreaks of coronavirus disease (COVID-19) continue in Beijing, China November 28, 2022. REUTERS/Thomas Peter

Angka itu menggeser rekor tertinggi untuk kasus harian Corona sebelum dan melebihi 39.506 kasus yang tercatat sehari sebelumnya. Sudah lima hari berturut-turut China mencetak rekor tertinggi untuk kasus harian Corona di wilayahnya. Reuters/Thomas Peter  

People talk through gaps in a barrier at a sealed residential area, following the coronavirus disease (COVID-19) outbreak in Shanghai, China, November 28, 2022. REUTERS/Aly Song

Kota-kota besar seperti Guangzhou dan Chongqing, yang melaporkan ribuan kasus baru, tengah berjuang mengatasi kemunculan wabah baru Corona. Reuters/Aly Song  

A delivery worker waits for delivery outside a shopping mall that has been closed, following a coronavirus disease (COVID-19) outbreak, in Beijing, China November 28, 2022. REUTERS/Tingshu Wang

Sedangkan ratusan kasus Corona lainnya tercatat di beberapa kota lainnya di wilayah China sepanjang Minggu (27/11) waktu setempat. Reuters/Tingshu Wang  

Epidemic-prevention workers in protective suits line up to get swab tested as outbreaks of coronavirus disease (COVID-19) continue in Beijing, China November 28, 2022. REUTERS/Thomas Peter

Laporan South China Morning Post (SCMP) menyebut dari 40.052 kasus Corona yang tercatat dalam sehari terakhir di China, sebanyak 36.304 kasus di antaranya tidak menunjukkan gejala atau tanpa gejala. Sekitar 104 kasus Corona di antaranya diidentifikasi sebagai kasus 'parah'. Reuters/Thomas Peter  

People ride past barriers set up along a road, where protests against coronavirus disease (COVID-19) curbs took place following the deadly Urumqi fire, in Shanghai, China November 28, 2022. REUTERS/Casey Hall

Rekor tertinggi untuk kasus harian Corona ini tercatat saat unjuk rasa memprotes pembatasan Corona marak terjadi di beberapa kota di China, seperti Shanghai, Beijing, Chengdu, Guangzhou dan Wuhan yang merupakan titik nol kasus COVID-19. Reuters/Casey Hall  

Police officers stand guard as people protest coronavirus disease (COVID-19) restrictions and hold a vigil to commemorate the victims of a fire in Urumqi, as outbreaks of the coronavirus disease continue, in Beijing, China, November 27, 2022. REUTERS/Thomas Peter

Diketahui, aksi protes di China memuncak setelah adanya kebakaran di Xinjiang, pada Kamis (24/11) waktu setempat. Kebakaran yang menewaskan sejumlah korban itu memicu demo di Xinjiang pada Jumat (25/11) dan menyebar ke kota lain termasuk demo di Shanghai pada Minggu (27/11). Reuters/Thomas Peter

People take part in a protest against coronavirus disease (COVID-19) curbs in Shanghai, China, November 27, 2022, in this screen grab obtained from a social media video. Eva Rammeloo/via REUTERS  THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT. NO RESALES. NO ARCHIVES.

Massa turun ke jalan di ibu kota Xinjiang, Urumqi pada Jumat malam. Massa meneriakkan "Akhiri penguncian!" dan mengacungkan tinju ke udara. Banyak dari 4 juta penduduk di China terjebak lockdown terlama di negara itu. Reuters/Pool/Eva Rammeloo  

Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran
Situasi Lockdown di China yang Picu Demo Besar-besaran


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT