Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma

ADVERTISEMENT

Foto

Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma

Reuters/Ibraheem Abu Mustafa - detikNews
Senin, 24 Okt 2022 07:03 WIB

Gaza - Sekelompok anak melakukan breakdance di kamp pengungsi di jalur Gaza. Kegiatan yang pernah dianggap tak bermoral ini menjadi cara menghilangkan trauma perang.

A Palestinian boy performs breakdancing on the street in Nusseirat refugee camp in central Gaza Strip, October 14, 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa     TPX IMAGES OF THE DAY

Anak-anak Palestina berpartisipasi dalam pertunjukan breakdance di sebuah jalan di kamp pengungsi Nusseirat di Jalur Gaza tengah, Jumat, (14/10/2022).

A Palestinian boy performs breakdancing on the street in Nusseirat refugee camp in central Gaza Strip, October 14, 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa     TPX IMAGES OF THE DAY

Anak-anak hingga remaja melakukan gerakan breakdance di jalan kamp pengungsi Nusseirat Jalur Gaza tengah. Tarian yang pernah dikutuk oleh beberapa penduduk setempat sebagai tidak bermoral, sekarang dipandang sebagai cara untuk membantu anak-anak muda mengatasi trauma perang selama bertahun-tahun.

A Palestinian boy performs breakdancing on the street in Nusseirat refugee camp in central Gaza Strip, October 14, 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa     TPX IMAGES OF THE DAY

Gerakan dengan nama seperti top rock dan down rock ini adalah bagian dari program pelatihan oleh pelatih Gaza Ahmed Al-Ghraiz. Ghraiz mengaku menggunakan tarian sebagai terapi untuk membantu anak-anak menghilangkan rasa takut dan melepaskan ketegangan.

A Palestinian boy performs breakdancing on the street in Nusseirat refugee camp in central Gaza Strip, October 14, 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa     TPX IMAGES OF THE DAY

Ghraiz, yang memiliki sertifikat dalam studi pasca-trauma, menghabiskan tujuh tahun di Eropa, di mana dia dan beberapa temannya mengadakan pertunjukan breakdance.

A Palestinian boy performs breakdancing on the street in Nusseirat refugee camp in central Gaza Strip, October 14, 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa     TPX IMAGES OF THE DAY

Pada awal merintis perlatihan tersebut, orang-orang di kamp menolak gaya tari hip-hop, sampai Ghraiz menunjukkan kegiatan itu dapat menolong beberapa masalah sehari-hari yang dialami oleh anak-anak dan membantu memproses pengalaman mereka.

A Palestinian boy performs breakdancing on the street in Nusseirat refugee camp in central Gaza Strip, October 14, 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa     TPX IMAGES OF THE DAY

Tarian digunakan di seluruh dunia sebagai praktik terapi bersama konseling tradisional dan upaya rehabilitasi lainnya. Gerakan tariĀ  bertujuan untuk meredakan kecemasan, depresi, kemarahan, dan stres pasca-trauma.

A Palestinian boy performs breakdancing on the street in Nusseirat refugee camp in central Gaza Strip, October 14, 2022. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa     TPX IMAGES OF THE DAY

UNICEF pada 2022 mengatakan, hampir 500 ribu anak-anak di Gaza membutuhkan perawatan psikologis. Anak-anak membentuk sekitar setengah dari 2,3 juta penduduk Palestina di Gaza. Breakdancing umumnya diyakini telah muncul di kalangan penari kulit hitam dan Latin di New York pada 1970-an. Gerakan tarian itu menjadi fenomena dunia dengan munculnya budaya hip-hop. Gaya tarian akrobatik ini dimasukkan untuk pertama kalinya sebagai olahraga di Olimpiade 2024 di Paris.

Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma
Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma
Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma
Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma
Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma
Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma
Anak-anak Palestina Berlatih Breakdance untuk Hilangkan Trauma


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT