Stop! Perundungan di Dunia Kedokteran

ADVERTISEMENT

Foto

Stop! Perundungan di Dunia Kedokteran

dok. PB IDI - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 16:20 WIB

Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen jadi key note speech pada FGD Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ia mengungkap fenomena Bullying di dunia pendidikan

Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen menjadi key note speech pada acara FGD yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Jakarta, Senin (26/9/2022). Dalam pidatonya pria yang akrab disapa Gus Nabil ini mengungkap fenomena Bullying terhadap dunia pendidikan

Ada banyak efek traumatik dari perundungan di dunia kedokteran. Beberapa kasus dokter muda bunuh diri, karena tekanan mental teramat besar. Sebagian lain, memendam tekanan mental ini jadi penyakit psikologis dalam diri dokter masing-masing. Jadi ada luka batin, ada jiwa yang terkoyak sebenarnya.

Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen menjadi key note speech pada acara FGD yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Jakarta, Senin (26/9/2022). Dalam pidatonya pria yang akrab disapa Gus Nabil ini mengungkap fenomena Bullying terhadap dunia pendidikan

Sebagian dokter menjadi pribadi yang punya penyakit mental dan kejiwaan. Dampaknya tidak hanya bagi pribadi dokter, keluarga, juga masyarakat secara luas. Bangsa Indonesia tidak bisa mendapatkan 'pelayanan' kedokteran dan kesehatan yang sempurna/pada level terbaik. Karena dokternya 'oleng', punya masalah kejiwaan.

Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen menjadi key note speech pada acara FGD yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Jakarta, Senin (26/9/2022). Dalam pidatonya pria yang akrab disapa Gus Nabil ini mengungkap fenomena Bullying terhadap dunia pendidikan

Anggota Komisi IX yang juga Wakil Ketua Umum PB IPSI meminta Perundungan di lingkungan kedokteran harus dihentikan. Kembalikan dokter sebagai profesi 'pelayanan masyarakat' yang terhormat. Dokter dan tenaga kesehatan itu sejatinya melayani, memberikan pengabdian sepenuhnya untuk masyarakat.

Stop! Perundungan di Dunia Kedokteran
Stop! Perundungan di Dunia Kedokteran
Stop! Perundungan di Dunia Kedokteran

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT