Aksi Warga Ukraina Menentang Referendum yang Digelar Rusia

ADVERTISEMENT

Foto

Aksi Warga Ukraina Menentang Referendum yang Digelar Rusia

REUTERS/Valentyn Ogirenko - detikNews
Minggu, 25 Sep 2022 19:00 WIB

Ukraina - Pengungsi dari Mariupol menghadiri rapat umum untuk menentang referendum yang digelar Rusia. Begini aksi mereka.

Internally displaced people from Mariupol attend a rally against, as they say, fake referendums on territories temporary occupied by Russia and in their native city, in Kyiv, Ukraine September 24, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Pengungsi internal dari Mariupol menghadiri rapat umum menentang, seperti yang mereka katakan, referendum palsu di wilayah yang diduduki sementara oleh Rusia dan di kota asal mereka, di Kyiv, Ukraina, Sabtu, (24/9/2022).
Internally displaced people from Mariupol attend a rally against, as they say, fake referendums on territories temporary occupied by Russia and in their native city, in Kyiv, Ukraine September 24, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Referendum yang digelar Rusia dalam upaya mencaplok empat wilayah Ukraina yang diduduki pasukan Moskow, menuai kecaman. Para pejabat Ukraina menyebut warga di wilayah yang dikuasai Moskow dipaksa mengikuti referendum yang tengah berlangsung dan akan berlanjut hingga Selasa (27/9) mendatang.
Internally displaced people from Mariupol attend a rally against, as they say, fake referendums on territories temporary occupied by Russia and in their native city, in Kyiv, Ukraine September 24, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Pejabat Ukraina melaporkan bahwa warga dilarang meninggalkan sejumlah area-area yang diduduki pasukan Rusia hingga pemungutan suara dalam referendum itu berakhir pekan depan. Disebutkan bahwa sekelompok pasukan bersenjata mendatangi rumah-rumah warga dan para pekerja diancam akan dipecat jika tidak berpartisipasi dalam referendum itu.
Internally displaced people from Mariupol attend a rally against, as they say, fake referendums on territories temporary occupied by Russia and in their native city, in Kyiv, Ukraine September 24, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Pemungutan suara untuk referendum bergabung dengan Rusia itu tengah berlangsung sejak Jumat (23/9) waktu setempat di empat wilayah yang dikuasai pasukan Moskow, yakni Luhansk, sebagian wilayah Zaporizhzhia dan Donetsk, juga Kherson yang hampir sepenuhnya dikuasai Rusia.
Internally displaced people from Mariupol attend a rally against, as they say, fake referendums on territories temporary occupied by Russia and in their native city, in Kyiv, Ukraine September 24, 2022. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Hasil referendum itu dinilai akan bisa dijadikan dalih oleh Rusia untuk mengklaim bahwa setiap upaya pasukan Ukraina merebut kembali wilayah-wilayah itu adalah serangan terhadap Rusia sendiri. Hal itu berarti tentunya akan semakin meningkatkan perang yang sudah berlangsung selama tujuh bulan di Ukraina.
Aksi Warga Ukraina Menentang Referendum yang Digelar Rusia
Aksi Warga Ukraina Menentang Referendum yang Digelar Rusia
Aksi Warga Ukraina Menentang Referendum yang Digelar Rusia
Aksi Warga Ukraina Menentang Referendum yang Digelar Rusia
Aksi Warga Ukraina Menentang Referendum yang Digelar Rusia

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT