ADVERTISEMENT

Foto

Ini Kekeringan di China yang Ganggu Pertanian, Air Minum hingga Pabrik

Getty Images - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 19:13 WIB

China - Suhu tinggi dan kekeringan berkepanjangan mempengaruhi sebagian besar wilayah China. Mengganggu hasil panen, air bersih hingga produksi pabrik. Lihat nih

CHONGQING, CHINA - AUGUST 17: People play on the Yangtze River bed on August 17, 2022 in Chongqing, China. The water level of the Yangtze River has dropped due to high temperature and drought. (Photo by Zhou Yi/China News Service via Getty Images)

Orang-orang bermain di dasar Sungai Yangtze di Chongqing, China, Rabu, (17/8/2022). Permukaan air Sungai Yangtze telah turun karena suhu tinggi dan kekeringan. (Zhou Yi/China News Service/Getty Images)

CHONGQING, CHINA - AUGUST 17: The Yangtze River bed is exposed due to drought on August 17, 2022 in Chongqing, China. The water level of the Yangtze River has dropped due to high temperature and drought. (Photo by Zhou Yi/China News Service via Getty Images)

Dasar Sungai Yangtze terbuka karena kekeringan. Suhu tinggi yang tidak biasa dan kekeringan berkepanjangan mempengaruhi sebagian besar wilayah China, mengurangi hasil panen dan persediaan air minum. (Zhou Yi/China News Service/Getty Images)

YUNYANG, CHINA - AUGUST 16 2022: A view of the riverbed revealed after the water level dropped in the Yangtze River in Yunyang county in southwest China's Chongqing Municipality Tuesday, Aug. 16, 2022. China is experiencing a long-lasting heat wave since July, forcing factories to reduce production. (Photo credit should read RAO GUOJUN/ Feature China/Future Publishing via Getty Images)

Pemandangan dasar sungai terlihat setelah permukaan air turun di Sungai Yangtze di wilayah Yunyang di barat daya Kota Chongqing. China mengalami gelombang panas yang berlangsung lama sejak Juli sehingga membuat pabrik mengurangi produksi. (Rao Guojun/Future Publishing/Getty Images)

YUNYANG, CHINA - AUGUST 16 2022: Three swimmers perpare to get into water after the water level dropped in the Yangtze River in Yunyang county in southwest China's Chongqing Municipality Tuesday, Aug. 16, 2022. China is experiencing a long-lasting heat wave since July, forcing factories to reduce production. (Photo credit should read RAO GUOJUN/ Feature China/Future Publishing via Getty Images)

Tiga perenang bersiap untuk masuk ke air setelah permukaan air turun di Sungai Yangtze di daerah Yunyang di barat daya Kota Chongqing. China mengambil tindakan darurat untuk mengatasi kekeringan di lembah sungai Yangtze. Sejumlah cara dilakukan seperti mengirimkan lebih banyak air, menggelontorkan lebih banyak bantuan, penyemai awan dan membangun sumber air baru. Langkah ini diambil saat gelombang panas merusak lahan pertanian dan peternakan. (Rao Guojun/Future Publishing/Getty Images)

YUNYANG, CHINA - AUGUST 16: General view of the cracked riverbed due to drought in the Chongqing section of Yangtze River on August 16, 2022 in Yunyang, Chongqing Municipality of China. (Photo by VCG/VCG via Getty Images)

Pemandangan dermaga di dasar sungai setelah permukaan air turun di Sungai Yangtze. Stasiun cuaca nasional mencatat suhu udara juga tembus rekor dengan 40 derajat Celsius. Pusat cuaca meramalkan suhu panas di Lembah Sichuan dan sebagian besar wilayah Cina tengah akan berlanjut sampai 26 Agustus. Daerah lain di sekitar Yangtze juga meluncurkan program 'penyemaian awan'. Sayangnya, awan terlalu tipis untuk dibuat hujan buatan. (VCG/Getty Images)

Ini Kekeringan di China yang Ganggu Pertanian, Air Minum hingga Pabrik
Ini Kekeringan di China yang Ganggu Pertanian, Air Minum hingga Pabrik
Ini Kekeringan di China yang Ganggu Pertanian, Air Minum hingga Pabrik
Ini Kekeringan di China yang Ganggu Pertanian, Air Minum hingga Pabrik
Ini Kekeringan di China yang Ganggu Pertanian, Air Minum hingga Pabrik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT