ADVERTISEMENT

Foto

Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang

Arnd Wiegmann/Reuters - detikNews
Jumat, 29 Jul 2022 06:15 WIB

Swiss - Akibat perubahan iklim begitu terasa hingga ke Pegunungan Alpen di Eropa. Banyak lapisan gletser yang hilang akibat pemasanan global.

Glaciologist Andreas Linsbauer and assistant Andrea Millhaeusler drill a hole at a measuring point on the Pers Glacier near the Alpine resort of Pontresina, Switzerland July 21, 2022.  REUTERS/Arnd Wiegmann

Seorang wanita berpose di samping bendera nasional Swiss di dekat Gunung Piz Palue dan Gletser Pers, Swiss, Kamis, (21/7/2022). Sebagian besar gletser gunung dunia — sisa-sisa zaman es terakhir — menyusut karena perubahan iklim. Tetapi yang berada di Pegunungan Alpen Eropa sangat rentan karena lebih kecil dengan lapisan es yang relatif sedikit.

A signpost stands near the Britannia Hut refuge, near the Alpine resort of Saas-Fee, Switzerland July 19, 2022.  REUTERS/Emma Farge

Bangunan di salah satu puncak Pegunungan Alpen, Swiss. Suhu di pegunungan tersebut memanas 0,3 derajat celsius setiap 10 tahun — sekitar dua kali lebih cepat dari rata-rata global. (Emma Farge/Reuters)

Glaciologist Andreas Linsbauer and assistant Andrea Millhaeusler drill a hole at a measuring point on the Pers Glacier near the Alpine resort of Pontresina, Switzerland July 21, 2022.  REUTERS/Arnd Wiegmann

Ahli glasiologi Andreas Linsbauer dan asisten Andrea Millhaeusler berdiri di moraine perbatasan Gletser Pers dekat resor Alpine Pontresina, Swiss. Jika emisi gas rumah kaca terus meningkat, gletser Alpen diperkirakan akan kehilangan lebih dari 80% massanya saat ini pada tahun 2100.

Glaciologist Andreas Linsbauer and assistant Andrea Millhaeusler drill a hole at a measuring point on the Pers Glacier near the Alpine resort of Pontresina, Switzerland July 21, 2022.  REUTERS/Arnd Wiegmann

Ahli glasiologi Andreas Linsbauer dan asistennya Andrea Millhaeusler mengebor lubang pada titik pengukuran di Gletser Pers dekat resor Alpen Pontresina, Swiss. Situasi tahun ini menimbulkan kekhawatiran bahwa gletser Pegunungan Alpen mungkin lenyap lebih cepat dari yang diperkirakan.

Glaciologist Andreas Linsbauer and assistant Andrea Millhaeusler drill a hole at a measuring point on the Pers Glacier near the Alpine resort of Pontresina, Switzerland July 21, 2022.  REUTERS/Arnd Wiegmann

Es meleleh mengalir ke celah es di Gletser Pers dekat resor Alpine Pontresina, Swiss. Gletser di Himalaya juga menjadi salah satu yang terdampak dari pemanasan global. 

Glaciologist Andreas Linsbauer and assistant Andrea Millhaeusler drill a hole at a measuring point on the Pers Glacier near the Alpine resort of Pontresina, Switzerland July 21, 2022.  REUTERS/Arnd Wiegmann

Salju dari musim dingin terakhir ditutupi dengan selimut di area ski Diavolezza dekat resor Alpine Pontresina. Selimut tersebut guna memperlambat pencairan. 

Glaciologist Andreas Linsbauer and assistant Andrea Millhaeusler drill a hole at a measuring point on the Pers Glacier near the Alpine resort of Pontresina, Switzerland July 21, 2022.  REUTERS/Arnd Wiegmann

Kain panjang menyelimuti es untuk mencegah meleleh. Penduduk Swiss khawatir hilangnya gletser akan mengganggu pendapatan dari hilangya wisata ski dan resor. 

Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang
Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang
Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang
Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang
Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang
Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang
Lansekap Terkini Pegunungan Alpen yang Puncak Esnya Terancam Hilang

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT