ADVERTISEMENT

Foto

Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...

Grandyos Zafna - detikNews
Minggu, 03 Jul 2022 07:07 WIB

Tangerang - Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong jadi salah satu pemain musik Gambang Kromong dan bertugas pegang alat musik Teh Yan di setiap aksinya. Tapi kini...

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Pria kelahiran 1951 ini akrab disapa Goyong. Ia merupakan pria berketurunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Goyong tumbuh diantara lantunan terompet, tehyan, dan perlengkapan gambang kromong lainnya. Maka tak heran bila dirinya meneruskan warisan seni budaya dari sang Ayah yang mengalir dalam darahnya, yakni seniman Tehyan.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Goyong mulai belajar memainkan Tehyan sejak usia 22 tahun. Ia terjun ke dunia musik karena sang ayah adalah pemilik orkes Gambang Kromong yang kala itu juga berada di kawasan Tangerang.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Goyong ahli dalam memainkan alat musik tehyan dan terompet. Diakuinya, butuh teknik khusus untuk memainkan kedua gawai bernada tinggi dan rendah itu. Seperti terompet misalnya, hanya orang-orang yang piawai mengatur napas panjang yang dapat melantunkannya agar iramanya tidak terputus.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Begitu juga dengan alat musik Tehyan yang kini biasa dimainkan oleh Goyong. Butuh teknik dan keterampilan khusus agar dapat melantunkan irama dengan apik dan tidak terputus hingga musik terakhir.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Biasanya dahulu Goyong bermain musik di acara pernikahan atau disebuah acara kematian. Karena kesenian Gambang Kromong ini adalah seni budaya perpaduan antara Betawi dan Tionghoa. Maka tak heran bila disetiap acara-acara besar dua kebudayaan itu selalu ada kesenian ini.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Tapi sayang, diakui Goyong bahwa saat ini rekan-rekan seperjuangannya yang dahulu piawai memainkan gambang kromong ini sudah meninggal lebih dulu. Kini tak ada generasi muda yang meneruskan budaya dan kesenian ini. Sehingga ia merasa tidak ada lagi yang bisa memainkan lagu-lagu klasik. Apalagi, dengan munculnya fenomena berbagai pertunjukan musik modern yang membuat kesenian khas Betawi ini tenggelam dan kalah saing.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Pada setiap acara tradisional tionghoa, Goyong beserta rekan-rekannya terbiasa memainkan lagu klasik atau yang biasa disebut "lagu dalam". Bahkan, berkat kepiawaiannya, Goyong berhasil keluar negeri untuk memperkenalkan alat musik gambang kromong.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Karena ia kini memiliki banyak waktu luang, Goyong lebih sering menghabiskan waktunya untuk memancing di kali dekat tempat tinggalnya.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Tak banyak kegiatan yang bisa ia lakukan selain berkesenian dengan memainkan alat musik Tehyan dan terompet. Maka tak heran bila setiap harinya ia selalu menghabiskan waktu luangnya dengan memancing.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Bahkan, demi memenuhi kebutuhan hidupnya, Goyong lebih memilih untuk menjadi pemulung. Ia harus rela berjalan dan keliling mencari botol-botol bekas disekitar wilayahnya. Hasil kumpulan botol bekas yang ia dapatkan, akhirnya ia jual ke pengepul demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Goyong yang dulu terampil memainkan alat musik Tehyan, bisa menghibur dan menghasilkan uang dari aksinya itu, kini hidup terpuruk. Bahkan rumahnya yang ia tempati tampak usang dimakan zaman. Ia sendiri tinggal di Kampung Tehyan, Neglasari, Tangerang. Beginilah kondisi rumahnya.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Untung saja masih ada yang peduli dengan kehidupan para seniman seperti Goyong ini. Beberapa lalu, ada perwakilan dari yayasan kemanusiaan datang dan menawarkan renovasi rumah Goyong yang hampir rubuh. Hingga saat ini renovasi itu juga masih terus dilakukan agar ia bisa hidup nyaman.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Menurutnya, hingga kini tak juga ada perhatian yang lebih dan serius dari Pihak Pemerintah. Meskipun wilayah Goyong kini dilabeli Kampung Tehyan oleh Pemkot Tangerang. Termasuk bila melihat kondisi rumah Goyong yang sudah reyot dan tak layak huni. Malah Yayasan Kemanusiaan lah yang gerak dan inisiatif merenovasi rumah Goyong.

Oen Sin yang, Pria kelahiran 1951 ini merupakan pemain musik Gambang Kromong. Ia bertugas memegang alat musik Teh Yan di setiap penampilannya.

-.  Oen Sin Yang (71) atau akrab disapa Goyong adalah laki-laki keturunan Tionghoa. Di dalam nadinya, mengalir darah seniman dari mendiang ayahnya, Oen Oen Hok.

Kini, ia pun hanya bisa berharap di sisa usianya akan mendapatkan perhatian yang lebih baik dari Pemerintah. Nasib para seniman seperti Goyong inilah yang tak pernah dilirik apalagi dilihat perihal kesejahteraanya di masa tua. 

Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...
Seniman Tehyan Riwayatmu Kini...


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT