ADVERTISEMENT

Foto

Waduh, Sungai di Aceh Ini Tercemar Mikroplastik

Chaideer Mahyuddin/AFP - detikNews
Jumat, 03 Jun 2022 15:47 WIB

Aceh - Para aktivis pecinta lingkungan mengambil sampel air sungai di Aceh. Ditemukan kandungan mikroplastik yang mencemari sungai.

A volunteer checks water samples while conducting research on the amount of micro-plastics contained in the water at a beach in Pekan Bada, Indonesia's Aceh province on June 2, 2022. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP) (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP via Getty Images)

Para aktivis pecinta lingkungan yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Sungai Nusantara (ESN) mengambil sampel dan meneliti air sungai di kawasan Ujung Pancu, Aceh Besar, Aceh, Kamis (2/6/2022).

A volunteer checks water samples while conducting research on the amount of micro-plastics contained in the water at a beach in Pekan Bada, Indonesia's Aceh province on June 2, 2022. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP) (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP via Getty Images)

Dalam sampel tersebut ditemukan kandungan chlorine, fosfat dan logam berat yang melebihi kapasitas serta mikroplastik pada penelitian dan deteksi kesehatan di Krueng (sungai) Aceh dan beberapa sungai lainnya di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

A volunteer checks water samples while conducting research on the amount of micro-plastics contained in the water at a beach in Pekan Bada, Indonesia's Aceh province on June 2, 2022. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP) (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP via Getty Images)

Dilaporkan partikel plastik yang mencemari Kreung Aceh berasal dari bersumber dari tekstil atau bahan pakaian polyester yang dicuci.

A volunteer checks water samples while conducting research on the amount of micro-plastics contained in the water at a beach in Pekan Bada, Indonesia's Aceh province on June 2, 2022. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP) (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP via Getty Images)

Benang polyester yang rontok mengalir lewat air bilasan hingga menuju sungai.

Tim Ekspedisi Sungai Nusantara (ESN) meneliti air sungai di kawasan Ujung Pancu, Aceh Besar, Aceh, Kamis (2/6/2022). Tim ESN menemukan kandungan chlorine, fosfat dan logam berat yang melebihi kapasitas serta mikroplastik pada penelitian dan deteksi kesehatah di Krueng (sungai) Aceh dan beberapa sungai lainnya di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/rwa.

Jika air dari Krueng Aceh diamati dengan mikroskop yang memiliki pembesaran 40 sampai 400 kali, bisa ditemukan 150 partikel mikroplastik dalam setiap 100 liternya. (Irwansyah Putra/Antara Foto)  

A volunteer checks water samples while conducting research on the amount of micro-plastics contained in the water at a beach in Pekan Bada, Indonesia's Aceh province on June 2, 2022. (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP) (Photo by CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP via Getty Images)

Aktivis mengatakan temuan mikroplastik di Krueng Aceh juga disebabkan banyaknya sampah plastik yang dibuang ke sungai.

Waduh, Sungai di Aceh Ini Tercemar Mikroplastik
Waduh, Sungai di Aceh Ini Tercemar Mikroplastik
Waduh, Sungai di Aceh Ini Tercemar Mikroplastik
Waduh, Sungai di Aceh Ini Tercemar Mikroplastik
Waduh, Sungai di Aceh Ini Tercemar Mikroplastik
Waduh, Sungai di Aceh Ini Tercemar Mikroplastik


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT