ADVERTISEMENT

Foto

Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 08 Mar 2022 17:36 WIB

Jakarta - Sidang korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra, Wawan Ridwan dilanjutkan. 2 orang hadir sebagai saksi

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Sidang lanjutan perkara korupsi dengan dengan terdakwa Wawan digelar di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (8/3/2022).

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Wawan dan mantan pemeriksa pajak madya Ditjen Pajak Alfred Simanjuntak didakwa menerima suap Rp 12,9 miliar. Keduanya diduga menerima suap bersama eks pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Anggota tim pemeriksa pajak Yulmanizar dan Febrian dicecar hakim pada sidang untuk terdakwa Wawan.

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Hakim terus mencecar Febrian lantaran memberikan keterangan yang berbelit.

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Hakim mengkonfirmasi pernyataan Febrian ini dengan saksi lainnya, yakni Yulmanizar. Selain hakim, saksi Febrian dicecar jaksa penuntut umum (JPU) KPK soal aliran fee hingga rekayasa pajak PT Jhonlin Baratama (JB).

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Wawan dan mantan pemeriksa pajak madya Ditjen Pajak Alfred Simanjuntak didakwa menerima suap Rp 12,9 miliar. Keduanya diduga menerima suap bersama eks pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Wawan juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Wawan disebut memindahkan uang-uang hasil penerima suap dan gratifikasi untuk membeli sejumlah mobil mewah.

Sidang dugaan korupsi eks Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil Ditjen Pajak Sulselbartra Wawan Ridwan dilanjutkan. Dua orang hadir sebagai saksi.

Jaksa mengungkap Wawan melakukan TPPU bersama anaknya M Farsha Kautsar. Wawan dan anaknya disebut jaksa menyembunyikan uang dengan menempatkan uang ke sejumlah tempat. Salah satunya ada uang yang mengalir ke mantan pramugari Siwi Widi Purwanti. Wawan pun didakwa melanggar Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak
Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak
Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak
Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak
Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak
Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak
Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak
Saksi Ini Dicecar dalam Sidang Korupsi Eks Pejabat Pajak

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT