Foto

Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun

Rifkianto Nugroho - detikNews
Selasa, 22 Feb 2022 15:03 WIB

Bekasi - PT KAI berencana menutup perlintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/2) besok. Namun rencana itu mendapat penolakan dari warga sekitar.

Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Sejumlah pengendara melintas di perlintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022).
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
PT KAI berencana menutup perlintasan kereta itu pada Rabu (23/2/2022) besok.
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga. 
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Warga memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Penolakan tersebut dilatarbelakangi oleh padatnya jalan di area sekitar sehingga jalan ini merupakan jalur alternatif warga.
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Penutupan perlintasan tersebut menurut PT KAI demi keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan yang banyak melintas di jalur. 
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Para penjaga perlintasan mengaku menjaga perlintasan hingga 24 jam dan siap bila harus beralih menggunakan palang perlintasan manual.
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Pelarangan untuk melintas telah sesuai dengan Pasal 94 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Diketahui intensitas perlintasan KA di jalur ini meningkat sejak Commuter Line melintas hingga Stasiun Cikarang. 
Sejumlah pengendara melintas di Lintasan Yapink, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/2/2022). PT KAI berencana menutup jalur lintasan di kawasan ini pada Rabu (23/2/2022) besok. Rencana penutupan jalur tersebut disambut penolakan warga, mereka memasang spanduk dengan tulisan penolakan.
Intensitas lintasan jika pagi dan sore bisa berlangsung 5 menit sekali.
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun
Warga Tolak Penutupan Jalur Perlintasan Sebidang di Tambun